Banjir di Benda, Pemkot Tangerang Minta Pengembang Jalan Tol Tanggung Jawab

Antara ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 17:45 WIB
Banjir di Benda, Pemkot Tangerang Minta Pengembang Jalan Tol Tanggung Jawab

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin (kiri). (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menilai banjir yang terjadi di wilayah Benda sebagai dampak dari pembangunan Jalan Tol Kunciran Cengkareng. Proyek infrastruktur itu menyebabkan saluran air di RW 01, 03, 04, dan 08 Benda menjadi tersumbat sehingga terjadi banjir.

“Saluran air tertutup dan terhalang sisa-sisa proyek sehingga air tidak bisa mengalir,” ucap Sachrudin saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) masalah banjir di Aula Kantor Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Rabu (12/2/2020).

Rakor itu dihadiri oleh seluruh lurah se-Kecamatan Benda; perwakilan PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC); Dinas PUPR Kota Tangerang, dan; Bappeda Kota Tangerang. Rapat tersebut membahas persoalan terkait sejumlah dampak pembangunan jalan tol yang salah satunya berupa banjir di beberapa titik wilayah Benda.

Pemkot Tangerang meminta pihak pengembang Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, dalam hal ini PT JKC, segera melakukan perbaikan. “Saluran-saluran yang kemarin tersumbat selama konstruksi akan disodetkan sementara hingga saluran permanen dibuat,” ujar Sachrudin.

“Karena dari pihak kami sendiri, Pemkot Tangerang sudah menerjunkan pompa air mobile saat banjir terjadi. Untuk itu saat ini, kami meminta tindak lanjut dari JKC untuk mengatasi masalah yang terjadi,” tuturnya.

Warga juga meminta pihak JKC mengganti lampu penerangan jalan yang terpaksa diputus oleh pengembang karena dinilai menghalangi jalannya proyek. Selain itu, masyarakat Benda juga meminta di Jalan Gelora dibuatkan box culvert agar warga tetap bisa hilir mudik menjalankan aktivitasnya. Apalagi jalan itu menjadi akses menuju sekolah, masjid, pesantren dan dilintasi tiga kelurahan yaitu Belendung, Jurumudi, dan Pajang.

Sementara itu, Direktur Utama PT JKC, Agus Suharjanto, berjanji untuk menyelesaikan hal-hal yang dirasa menimbulkan permasalahan di masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan proyek. “Demi kebaikan masyarakat dan suksesnya pembangunan nasional,” ucap Agus.

Dia mengkalim JKC akan terbuka dengan Pemkot Tangerang untuk menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam proses pembangunan dan segera menindaklanjutinya. “Kami siap untuk berkoordinasi dengan Pemkot untuk mencari solusi terbaik, semua sudah ditampung segera kita cek dan tindaklanjuti,” ujarnya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil