Bazar Murah Refleksikan Komitmen Perindo ke Masyarakat Kurang Mampu

iNews, Okezone ยท Minggu, 17 Maret 2019 - 16:18 WIB
Bazar Murah Refleksikan Komitmen Perindo ke Masyarakat Kurang Mampu

Caleg DPR dari Partai Perindo M Sopiyan menggelar bazar beras murah di Kampung Cisaah, Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019). (Foto: Okezone).

BOGOR, iNews.id – Bazar beras murah Partai Perindo makin intensif dilaksanakan di berbagai wilayah. Salah satunya di Kampung Cisaah, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seperti di daerah-daera lain, bazar beras murah ini menjadi magnet bagi warga setempat. Mereka sangat antusias menyambut kegiatan itu. Betapa tidak, hanya dengan bazar Perindo mereka dapat membeli beras kualitas baik dengan harga sangat terjangkau.

Caleg DPR dari Partai Perindo M Sopiyan mengatakan, bazar beras murah merupakan salah satu program unggulan Partai Perindo untuk membantu masyarakat luas.

"Bazar murah yang dilakukan Partai Perindo adalah refleksi dari komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat kecil dan ini spirit perjuangan yang digagas ketua umum untuk mewujudkan cita-cita NKRI," kata Sopiyan, Sabtu (16/3/2019).

BACA JUGA: Bazar Beras Murah Perindo di Tangerang Luden hanya dalam 1 Jam

Meski bazar ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat, Sopiyan sesungguhnya miris melihat kondisi seperti ini. Banyaknya masyarakat membuktikan bahwa taraf kesejahteraan masyarakat Bogor masih lemah.

"Kalau dengan hanya bazar saja rebutan, artinya masih banyak yang harus diperjuangkan. Bogor penyumbang APBD terbesar kedua di Jawa Barat tapi kesejahteraannya masih di bawah," kata dia.

Jika nanti terpilih menjadi wakil rakyat di kursi DPR Sopiyan berjanji akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar meningkatkan daya beli masyarakat.

"Saya sebagai caleg dan bagian dari misi Partai Perindo, kita ingin berjuang keras terkait hal itu. Kita akan tingkatkan SDM agar mereka lebih produktif, kita akan bina agar tidak menjadi konsumtif. Tugas negara menyejahterakan masyarakat," tuturnya.

 


Editor : Zen Teguh