Bermodal Celurit, Pelajar SMP Rampas Handphone Anak SD di Depok

Sindonews.com ยท Sabtu, 12 Januari 2019 - 04:04 WIB
Bermodal Celurit, Pelajar SMP Rampas Handphone Anak SD di Depok

Ilustrasi penangkapan (Foto: DOK)

DEPOK, iNews.id – Aksi kriminal yang melibatkan anak berusia di bawah umur terjadi Kota Depok, Jumat (11/1/2019). Pelajar SMP diamankan petugas Polresta Depok lantaran merampas handphone milik bocah SD di Jalan H Kantong, tepat di samping pintu Tol Cisalak, Kota Depok.

Pelaku berjumlah tiga orang berinisial KR (14), K (14) dan GS (16). Dua pelaku berstatus sebagai pelajar SMP, yakni KR masih duduk di kursi siswa kelas I SMP dan K kelas II. Sedangkan GS tidak bersekolah.

"Dua pelaku diamankan di Cisalak dan satu di Curug Kecamatan Cimanggis," kata Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Jumat (11/1/2019).

Ketiganya melakukan tindak pidana pemerasan dan pengancaman terhadap G (12). Saat itu korban G sedang nongkrong bersama temannya. Tiba-tiba datang ketiga pelaku membawa senjata tajam.

“Mereka membawa celurit dan mengancam korban untuk menyerahkan ponselnya,” ujar dia.

Pelaku mengancam korban akan melukai jika tidak memberikan ponselnya. Lantaran ketakutan, korban pun memberikan ponselnya. Setelah itu, ketiga pelaku melarikan diri. Korban kemudian mengadu pada temannya yaitu KN (16).

"Karena saksi mengetahui kelompok remaja (pelaku) yang dia kenal. Kemudian mengajak korban untuk meminta ponsel yang dibawa pelaku, tapi ketika bertemu kelompok remaja tidak mengakuinya,” tutur dia.

BACA JUGA: Guru Tersangka Hoaks Kontainer Surat Suara Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Di saat bersamaa, petugas yang tengah patroli melihat ada kerumunan. Saat dihampiri petugas, korban menceritakan kejadian yang menimpanya.

"Korban dan pihak diduga para pelaku langsung diamankan ke Polsek Cimanggis. Setelah masing-masing dilakukan interogasi para pelaku tersebut mengakui perbuatannya. Dari jumlah 12 remaja hanya tiga orang di luar sepengetahuan temannya melakukan perbuatan tersebut,” kata Firdaus.

Ketiga pelaku yang diamankan memiliki peranan masing-masing. GS berperan mengacam korban dengan sebilah celurit dan meminta ponsel. KR yang menyimpan ponsel hasil rampasan. Sedangkan K yang memiliki ide perampasan. "Ketiganya sudah kami amankan beserta barang bukti,” tutur dia.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto