Diiming-imingi dengan Game Ponsel, Bocah Umur 8 Tahun Diperkosa Duda

Sofyan Firdaus ยท Kamis, 17 Januari 2019 - 16:12 WIB
Diiming-imingi dengan Game Ponsel, Bocah Umur 8 Tahun Diperkosa Duda

Kapolsek Kalideres Komisaris Polisi Pius. (Foto-foto: iNews/Sofyan Firdaus)

JAKARTA, iNews.id – Seorang duda sampai hati memerkosa bocah perempuan berusia delapan tahun di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, karena tidak mampu lagi menahan berahi setelah pisah dengan istrinya. Aksi bejat pria berinisial SLM yang juga tetangga korban itu dilakukan di dalam rumah pelaku, setelah sebelumnya korban dijebak dengan dipinjami telepon seluler (ponsel) miliknya untuk bermain game.

Peristiwa perkosaan terhadap bocah perempuan berinisial KML itu terkuak setelah korban menceritakan pengalaman memilukan tersebut kepada teman sepermainannya. Mendapat informasi itu, teman korban kemudian melaporkan kasus persetubuhan temannya itu kepada ibu korban. Selanjutnya, ibu korban melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami putrinya ke pihak kepolisian pada Kamis (10/1/2019) pekan lalu.

“Jadi, korban ini awalnya bermain di depan rumah pelaku. Lalu, oleh pelaku, korban diajak masuk ke dalam rumah. Setelah berada di dalam rumah, di saat korban sedang asyik bermain game, korban disuruh tidur di lantai. Pelaku lalu tidur di lantai juga, dan terjadilah persetubuhan di situ,” ujar Kapolsek Kalideres Komisaris Polisi Pius di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

SML (40 tahun), tersangka pemerkosaan anak di bawah umur di Kalideres, Jakarta Barat.


Berdasarkan cerita yang diterima ibu korban, aksi keji duda berusia 40 tahun itu ternyata sudah berlangsung sejak Agustus 2018. Saat itu, korban mengaku merasakan sakit di bagian organ vitalnya. Akan tetapi, korban enggan bercerita lantaran mendapat ancaman dari pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SLM terancam mendekam di dalam penjara selama 12 tahun penjara. Duda yang sudah berpisah selama setahun dengan istrinya itu dinilai telah melanggar Pasal Pencabulan KUHP dan Pasal Pencabulan Anak di Bawah Umur UU Perlindungan Anak.


Editor : Ahmad Islamy Jamil