Eksekusi Sengketa Lahan Milik Pemprov DKI di Jalan Pos Pengumben Berlangsung Tegang

Antara ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 18:11 WIB
Eksekusi Sengketa Lahan Milik Pemprov DKI di Jalan Pos Pengumben Berlangsung Tegang

Ilustrasi, sejumlah massa bersitegang. (Foto: SINDOnews).

JAKARTA, iNews.id - Eksekusi sengketa lahan milik Pemprov DKI Jakarta di Jalan Pos Pengumben Lama, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (4/12/2019) diwarnai ketegangan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan para ahli waris dan kuasa hukum, bersama juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) bersitegang saat eksekusi lahan seluas 7 hektare itu.

Kuasa Hukum ahli waris, Rizal Patuan Lubis mengaku telah memenangkan sengketa lahan tersebut mulai dari tingkat PN Jakbar hingga kasasi di Mahkamah Agung (MA).

"Kami mengajukan gugatan ke PN Jakbar, kami dimenangkan, Pemda (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) tidak sah. Kemudian dia banding, sudah diputus di pengadilan tinggi, banding pemohonannya ditolak," ujar Rizal di lokasi sengketa, Rabu (4/12/2019).

Dia mengungkapkan, ketetapan tersebut tertuang pada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor: 175/Pdt.G/2017/PN.JKT.BRT tanggal 13 Desember 2017. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tidak menghormati putusan hukum yang sudah inkrah karena tidak segera mengosongkan lahan.

Saat itu, kuasa hukum ahli waris selaku pihak penggugat juga turut membawa surat perintah eksekusi usai memenangkan gugatan atas sengketa lahan melawan Pemprov DKI Jakarta. Proses eksekusi akhirnya gagal dilakukan karena tidak ada titik temu di antara kedua pihak.

Sementara itu, sejak Selasa (3/12/2019) malam, kawasan tersebut dijaga ratusan anggota Satpol PP dan Pamdal Kehutanan DKI Jakarta untuk mengamankan tanah dari penyitaan.

Editor : Kurnia Illahi