Giliran 16 Mobil Mewah Tunggak Pajak Rp500 Juta Tepergok Parkir di Apartemen Tanjung Duren

iNews, Miftahul Ghani ยท Senin, 23 Desember 2019 - 04:00:00 WIB
Giliran 16 Mobil Mewah Tunggak Pajak Rp500 Juta Tepergok Parkir di Apartemen Tanjung Duren
Petugas BPRD Jakarta Barat memasang stiker mobil belum bayar pajak di area parkir apartemen di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (22/12/2019). (Foto: iNews/Miftahul Ghani).

JAKARTA, iNews.id – Deretan mobil mewah menunggak pajak kembali tertangkap basah razia petugas Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta. Kali ini giliran di area parkir apartemen kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Sebanyak 16 mobil dari berbagai jenis dan merek diketahui menunggak pajak hingga Rp500 juta. Petugas pun segera menempelkan stiker di kaca depan mobil, maupun memberikan selebaran atau flyer.

Penyisiran tunggakan pajak dilakukan dengan menggunakan aplikasi BPRD Mobile. Melalui smartphone, petugas mengecek satu per satu masa berlaku nomor pajak kendaraan mobil yang terparkir di lokasi.

Dari seratus lebih mobil yang terparkir di apartemen mewah itu, 16 mobil mewah tercatat punya tanggungan pajak.

Pelaksana Harian Kepala BPRD Jakarta Barat Elling Hartono mengatakan, razia memburu para penunggak pajak kendaraan tersebut akan terus dilakukan petugas hingga batas akhir pada 31 desember 2019. Razia juga akan dilakukan meski hari Minggu.

”Dari target perolehan pajak pemilik kendaraan penunggak pajak sebesar Rp3,1 triliun di 2019 ini, petugas BPRD Jakarta Barat telah merampungkan 97 persen selama pelaksanaan razia pajak kendaraan di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya, Minggu (22/12/2019).

Selain apartemen di Tanjung Duren, razia mobil menunggak pajak ini juga dilakukan di berbagai titik, antara lain Pacific Place, Cilandak Town Square, Pantai Indah Kapuk hingga Taman Mini Indonesia Indah, juga di Apartemen Regatta, Jakarta Utara.

Di Pacific Place, petugas menemukan 40 kendaraan mulai BMW hingga Mercedes-Benz menunggak pajak, mulai enam bulan lebih atau kurang dari itu.

Klasifikasi tunggakan pajak dibedakan dalam dua kategori. Untuk penempelan stiker berarti kendaraan menunggak pajak lebih dari enam bulan. Sementara yang menunggak pajak di bawah enam bulan, diberikan flyer.

Editor : Zen Teguh