Girder Tol Becakayu Roboh, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pimpinan Proyek

Rio Manik ยท Selasa, 27 Februari 2018 - 16:00:00 WIB
Girder Tol Becakayu Roboh, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pimpinan Proyek
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Yoyon Tony Surya Putra. (Foto:iNEws/Rio Manik)

JAKARTA,iNews.id – Polres Metro Jakarta Timur menetapkan dua tersangka atas peristiwa ambruknya konstruksi tiang girder proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Panjaitan, Kebon Nanas, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Kedua tersangka yang dianggap bertanggungjawab atas peristiwa yang mengakibatkan tujuh pekerja terluka itu adalah Kepala Lapangan PT Waskita Karya Alfi Alkansyah dan Kepala Pengawas PT Virama Karya Arif Setianto.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra mengatakan, kedua tersangka diduga telah melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), sehingga menyebabkan merosotnya pier head bekisting tol becakayu.

“Hasil olah TKP Puslabfor dan keterangan saksi-saksi, serta ahli konstruksi, kita putuskan dan kita tetapkan ada dua orang tersangka,” kata Tony di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Yoyon mengatakan, sebelum menetapkan tersangka dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa 20 Februari itu, penyidik Polres Metro Jakarta Timur telah memeriksa 12 saksi, baik dari pekerja, sekuriti, dan pengawas lapangan. Selain itu, penyidik juga bekerjasama dengan Puslabfor melakukan olah TKP dan meneliti sejumlah barang bukti di lokasi, serta meminta pendapat ahli konstruksi. Hasilnya  penyelidikan mengerucut pada kesimpulan kedua tersangka telah lalai menjalankan SOP saat proyek penyecoran.

Tetapi, meskipun keduannya telah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap keduanya. Alasannya, masih dalam batas toleransi polisi, karena keduannya dalam menjalankan pekerjaan tersebut tidak sengaja melakukan kelalaian.

“Namun kita tetap, hasil investigasi karena kelalaiannya proses hukum berjalan,” ujar Tony.

Kedua tersangka akan tetap menjalani proses hukuman dan dijerat dengan pasal 360 KUHP tetang kelalaian kerja yang mengakibatkan orang lain terluka dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto