Guru Tersangka Hoaks Kontainer Surat Suara Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 16:41 WIB
Guru Tersangka Hoaks Kontainer Surat Suara Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Polisi menangkap seorang guru di Cilegon, Banten berinisial MIK (38) (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id – Polisi menangkap seorang guru di Cilegon, Banten berinisial MIK (38). Tersangka diduga terlibat penyebaran berita bohong terkait tujuh kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, tersangka MIK bisa dikenakan pasal berlapis oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Namun, saat ini pelaku dikenakan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Tersangka penyebar hoaks juga dapat dikenakan Pasal 14 dan Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong,” kata Argo di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA: Satu Lagi Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Ditangkap

Dari beberapa pasal itu, ujar Argo, tersangka penyebar hoaks terancam pidana penjara enam tahun dan denda Rp1 miliar dari UU ITE, ditambah penjara 2-10 tahun dari UU No 1 Tahun 1946.

MIK yang berprofesi guru ditangkap di kediamannya di Cilegon, Banten, Minggu (6/1/2019), sekitar pukul 22.30 WIB.

MIK pun menambah daftar tersangka yang telah ditetapkan kepolisian sejak kasus surat suara hoax bergulir pada awal Januari. Sebelumnya, polisi menetapkan Bagus Bawana Putra sebagai pembuat dan penyebar hoax, dan tiga tersangka lain J, LS, HY sebagai penyebar berita bohong tujuh kontainer surat suara tercoblos.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto