Kelelahan, Ketua KPPS Jurangmangu Tangsel Meninggal Usai Pencoblosan

Sukron ยท Minggu, 21 April 2019 - 17:49 WIB
Kelelahan, Ketua KPPS Jurangmangu Tangsel Meninggal Usai Pencoblosan

Istri almarhum Hanapi menunjukkan surat tugas suaminya saat menjadi ketua KPPS di Jurang Mangu, Tangerang Selatan. (Foto: iNews.id/Sukron)

TANGERANG SELATAN, iNews.id – Jumlah petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia akibat kelelahan pada Pemilu 2019 ini terus bertambah.

Kali ini, Ketua KPPS 50 Jurang Mangu Timur, Kota Selatan, Banten, Hanapi (49) meninggal dunia. Diduga penyebab meninggalnya korban karena kelelahan dalam mempersiapkan dan melaksanakan pemungutan suara capres-cawapres dan Pemilu Legislatif 2019 yang digelar 17 April lalu.

Kakak ipar Hanapi, Gino Dipuro menuturkan, dua hari sebelum pencoblosan Pilpres dan Pileg, adik iparnya yang menjabat sebagai ketua KPPS terlihat sangat sibuk dengan menyebar undangan pencoblosan ke warga hingga bermalam di TPS.

“Adik ipar saya ini memang dikenal sebagai sosok pekerja keras. Dia mengerjakan segala sesuatunya tanpa mengeluh sedikit pun. Karena itu, tidak ada kecurigaan baik itu di keluarga maupun warga sekitar,” kata Gino, Minggu (21/4/2019).

Tepat di hari pencoblosan, kata dia, Hanapi tiba-tiba mengeluh sakit di bagian perut dan meminta izin untuk beristirahat sebentar di rumah. “Setelah itu, dia kembali lagi melaksanakan tugasnya sebagai ketua KPPS,” ucapnya.

BACA JUGA:

31 Anggota KPPS Meninggal, MUI Minta Pemilu Serentak Dievaluasi

12 Anggota KPPS di Jawa Barat Meninggal, Ini Identitas dan Penyebabnya

Namun tidak berlangsung lama korban pun mengeluh kembali dan memutuskan untuk beristirahat di rumah hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di hadapan istri dan anak semata wayangnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan putri semata wayangnya yang masih duduk di kelas X SMA. Jenazah korban sudah dimakamkan di tempat pemakan umum TPU) Pabuaran Barat, Pondok Karya, Kota Tangerang Selatan.


Editor : Kastolani Marzuki