Kembali Jajal MRT, Jokowi Dapat Banyak Masukan dari Penumpang

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 21 Maret 2019 - 20:50 WIB
Kembali Jajal MRT, Jokowi Dapat Banyak Masukan dari Penumpang

Presiden Jokowi berbincang dengan penumpang difabel ketika mencoba MRT dengan rute Stasiun Bundaran HI-Lebak Bulus-Istora di Jakarta, Kamis (21/3/2019). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Presiden mengecek langsung kesiapan operasional moda transportasi massal tersebut sebelum diresmikan pada Minggu (24/3/2019).

Jokowi berangkat menggunakan bus Transjakarta dari Halte Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019). Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama PT MRT William Sabandar.

Turut serta dalam rombongan itu antara lain influencer MRT seperti Chelsea Islan dan Gading Marten. Jokowi dan rombongan turun di halte Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Mereka lantas masuk ke stasiun MRT untuk melakukan perjalanan dari Bundaran HI ke Lebak Bulus dan kembali ke halte Istora Mandiri.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan MRT Jakarta 24 Maret 2019

Jokowi mengaku mendapatkan banyak masukan dari masyarakat terkait layanan MRT, salah satunya dari penyandang disabilitas. Mereka menginginkan agar MRT menjadi transportasi yang baik bagi semua kalangan.

"Secara umum kita lihat baik tetapi tadi kita bersama-sama dengan kaum disabilitas masih ada komplain mengenai jarak antara kereta dan platform-nya ini masih terlalu lebar," kata Jokowi di Stasiun Istora, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mendapat usulan-usulan kecil. Misalnya, tulisan mengenai arah dan tujuan di dalam Kereta Ratangga yang masih minim.

"Kemudian ada komplain tulisan kurang gede di pintu, tidak hanya diatas pintu tapi juga di tengah ada tulisan-tulisan. Ini koreksi-koreksi yang kita dengar dari para penumpang," katanya

Jokowi optimistis MRT Jakarta dioperasikan pada akhir Maret ini sesuai dengan target yang sebelumnya diumumkan. Terlebih, persiapan telah dilakukan dengan baik termasuk saat uji coba.

"Enggak (banyak koreksi), ini memang sudah direncanakan detail dan matang," kata dia.


Editor : Zen Teguh