Kena PHK saat Pandemi, Mantan Satpam Bank Ini Alih Profesi Jadi Tukang Jok Keliling

Yohannes Tobing ยท Sabtu, 17 April 2021 - 03:30:00 WIB
Kena PHK saat Pandemi, Mantan Satpam Bank Ini Alih Profesi Jadi Tukang Jok Keliling
Aziz memperbaiki jok pelanggan (Foto: Yohannes Tobing)

JAKARTA, iNews.id - Kehadiran pandemi Covid-19 di tanah air, menjadi hal yang paling buruk dialami oleh masyarakat yang mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan. Salah satunya adalah Aziz Wahyudianto.

Usai di-PHK dari perusahaan bank ternama di DKI Jakarta, dirinya tidak menyerah, bahkan mencari cara bagaimana cara untuk bertahan hidup. 

Pria asal Malang, Jawa Timur inipun akhirnya memilih bekerja sebagai tukang servis jok keliling, setelah lima tahun menjadi petugas keamanan. 

“Tadinya saya petugas keamanan di Bank, kena pengurangan gara gara pandemi, akhirnya saya mencoba alih profesi sebagai tukang jok keliling,” ucap Azis saat di temui di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara (16/4/2021)

Azis menyebut sebelum bekerja mengganti jok motor. Dia sempat berniat untuk membeli mobil dari hasil uang pesangon untuk dijadikan sebagai mobil taksi online. Namun sayangnya, niatnya tersebut kandas.

"Jadi dari empat leasing yang pernah saya ajukan, nggak ada yang mau. Mentah semua. Nah dari situ saya curhat sama teman, memang dia punya usaha beginian (servis jok),” kata Azis. 

Dari saran sahabatnya tersebut, akhirnya Ayah satu anak ini mulai membeli perlengkapan yang cukup dan membuka kios di kawasan Jakarta Barat. “Sempet punya kios awalnya, tapi cuman tiga bulan bertahan,” ucap Aziz. 

Namun, membuka kios tidak sebanding antara pemasukan dengan pengeluaran.embuat Azis memutuskan untuk menjalankan usahanya secara keliling.

“Kalau punya kios kan bayar segala macam, bayar listirk, tempat, keamanan, kadang nggak kebayar. Akhirnya punya ide, keliling nyamperin, orang yang tadinya nggak beli jadi beli,” tuturnya. 

Sebelumnya dirinya membuka usaha di wilayah Mangga Besar Jakarta Barat, Azispun mulai melebarkan saya menawarkan jasanya di wilayah Jakarta Utara seperti Sunter dan Ancol.

“Biasanya nyamperin kalau ada yang nongkrong lebih dari satu. Saya tawarin, ‘permisi, mohon maaf siapa tahu ada yang mau ganti sarung jok, mumpung murah’,” kata Azis. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Halaman : 1 2