Kronologi 1 Keluarga di Cileungsi Positif, Suami Meninggal karena Corona

Sindonews, Haryudi ยท Selasa, 28 April 2020 - 04:30 WIB
Kronologi 1 Keluarga di Cileungsi Positif, Suami Meninggal karena Corona

Bupati Bogor Ade Yasin (Foto: Antara)

BOGOR, iNews.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyatakan ada satu kasus lagi sekeluarga di Cileungsi terdiri dari empat orang positif corona. Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Gugus Tugas menjelaskan kronologinya.

Ade menyebut tiga anggota keluarga dan satu asisten rumah tangga memiliki riwayat kontak dengan pasien positif yang tak lain suami atau ayah dalam keluarga tersebut berinisial S. Yang berangkutan meninggal dunia pada 9 April 2020.

"Kasus satu keluarga positif corona di Cileungsi karena adanya kontak langsung dengan pasien positif S," kata Ade di Bogor, Senin (27/4/2020).

S yang merupakan pegawai di salah satu perusahaan di Depok sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Depok. Yang bersangkutan meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) dengan keluhan batuk sesak dan diabetes mellitus serta dimakamkan dengan prosedur corona pada 3 April 2020.

Tes swab S baru keluar 9 April 2020 dengan hasil positif corona. Petugas kesehatan langsung bergerak melakukan tes swab terhadap anggota keluarga lainnya pada 13 April 2020 dan spesimennya dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta.

Setelah itu diketahui istri, dua anak, dan satu asisten rumah tangga dinyatakan positif corona. Selanjutnya tenaga medis akan mengambil sampel dua kasus positif dan satu anak lainnya yang belum sempat dites.

"Kami akan segera menelusuri kontak erat empat kasus positif tersebut dan melakukan tes swab," ucap Ade.

Sebelumnya Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor menyebut ada penambahan tujuh kasus baru corona hingga pukul 20.00 WIB, Senin (27/04/2020). Empat di antaranya merupakan satu keluarga di Bogor.

"Satu keluarga yang positif terdiri dari satu laki-laki berusia 12 tahun, perempuan 66 tahun, laki-laki sembilan tahun, dan perempuan 46 tahun," ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/04/2020).

Tiga orang lainnya merupakan perempuan berusia 55 tahun asal Gunung Putri, laki-laki 19 tahun asal Gunung Sindur, dan laki-laki 60 tahun asal Tamansari. Selain itu ada penambahan satu pasien sembuh dari corona berusia 39 tahun asal Gunung Putri dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia berusia 61 tahun asal Sukaraja.

Editor : Rizal Bomantama