MNC Peduli Sosialisasi Masalah Stunting di Desa Pantai Bakti Bekasi

Riezky Maulana ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 23:52 WIB
MNC Peduli Sosialisasi Masalah Stunting di Desa Pantai Bakti Bekasi

MNC Peduli mengadakan sosialisasi stunting di desa binaan MNC Peduli, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020). (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNews.id - MNC Peduli mengadakan sosialisasi stunting di desa binaan MNC Peduli, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020). Kegiatan dilaksanakan di posyandu dan kampung nelayan yang dihadiri oleh para ibu hamil serta memiliki balita.

Sosialisasi yang diberikan berupa edukasi tentang gizi yang diperlukan dari semasa anak di dalam kandungan hingga 1.000 hari pertama kehidupan. Sosialisasi juga diberikan mengenai jenis makanan yang harus dikonsumsi dan harus dihindari oleh para ibu hamil serta balita.

Ketua MNC Peduli, Jessica Tanoesoedibjo mengatakan, stunting disebabkan kurangnya asupan gizi anak sejak dari kandungan hingga 1.000 hari pertama kehidupan. Kurang asupan nutrisi, tidak diberikannya air susu ibu (ASI) eksklusif, melewatkan imunisasi dan kondisi lingkungan yang kurang memadai dinilai menjadi faktor utama permasalahan stunting.

MNC Peduli mengadakan sosialisasi stunting di desa binaan MNC Peduli, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020). (Foto: Istimewa).
MNC Peduli mengadakan sosialisasi stunting di desa binaan MNC Peduli, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020). (Foto: Istimewa).

 

Menurutnya, gizi buruk tidak hanya berdampak bagi kesehatan anak, jika tidak segera diatasi bersama akan berpengaruh kepada masalah sumber daya manusia (SDM) Indonesia ke depan. kurangnya asupan gizi sejak kecil akan menurunkan kualitas SDM masyarakat Indonesia.

“Harapannya supaya kedepannya anak-anak di desa pantai bakti enggak ada lagi yang stunting, biar orang tua juga mengetahui misalkan pentingnya untuk memberi gizi pada anak dan banyak juga yang menikah di usia muda. Makanya kurang mengerti pentingnya gizi yang diberikan pada saat ibu hamil dan anak baru lahir,” ujar Jessica di lokasi, Kamis (19/3/2020).

Kegiatan sosial tersebut disambut positif ibu-ibu yang hadir di lokasi. “Sangat bagus ya sangat membantu khususnya untuk Desa Pantai Bakti yang jauh dari kota karena di sini masih banyak pengetahuan yang masih minim tentang stunting,” kata salah satu ibu yang hadir di lokasi, Nia.

Editor : Kurnia Illahi