Naik 8 Persen, UMK Depok 2019 Ditetapkan Rp3,8 Juta

Antara ยท Sabtu, 24 November 2018 - 08:42 WIB
Naik 8 Persen, UMK Depok 2019 Ditetapkan Rp3,8 Juta

Upah minimum di Kota Depok untuk 2019 mengalami kenaikan 8 persen (ilustrasi). (Foto: ANTARA)

DEPOK, iNews.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Jawa Barat, Diah Sadiah menyatakan, upah minimum kota (UMK) di daerahnya untuk 2019 mengalami kenaikan Rp287.851 atau sekitar 8 persen dibandingkan dengan tahun ini. Dengan begitu, total UMK Depok 2019 menjadi Rp3.872.551.

“Ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep 1220 Tahun 2018,” kata Diah di Depok, Sabtu (24/11/2018).

Dengan ketentuan baru tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengimbau kepada seluruh pengusaha di Kota Depok agar membayarkan upah pekerjanya sesuai UMK yang baru pada Januari 2019. Menurut dia, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang penetapan UMK 2019, kenaikan rata-rata sebesar 8,03 persen, sesuai dengan PP Pengupahan.

Diah menuturkan, besaran UMK untuk tiap kabupaten kota di Provinsi Jawa Barat telah dipublikasikan. Disebutkan dalam surat keterangan tersebut, UMK Kota Depok ada dalam urutan keempat tertinggi se-Jawa Barat.

“Sebelumnya, UMK di Depok pada 2018 Rp 3.584.700,29. Untuk 2019 naik menjadi Rp 3.872.551,72,” ucapnya.

Dia mengingatkan, aturan ini wajib dipatuhi oleh pengusaha untuk membayar upah buruh, dengan syarat yang masa kerjanya dari 0 sampai 1 tahun sesuai dengan SK Gubernur. “Nanti akan kami lakukan pengecekan perusahaan mana saja yang sudah mematuhi, dan yang belum mematuhi peraturan tersebut,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil