Pemprov DKI Jakarta Siapkan Regulasi Sanksi  Toko Pasang Iklan Rokok

Dominique Hilvy Febriani · Sabtu, 18 September 2021 - 07:34:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Regulasi Sanksi  Toko Pasang Iklan Rokok
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebut aturan sanksi larangan pasang iklan rokok dikaji(Foto: MNC Portal Indonesia/Okto Rizki Alpino)

JAKARTA, iNews.id - Pemprov DKI Jakarta berencana mempersiapkan regulasi sanksi bagi para pelaku usaha rokok terkait toko yang masih memajang iklan rokok. Hal ini akan dilakukan secara bertahap.

"Ini berproses tentu dalam penerapan regulasi pasti ada reward dan punishment, secara bertahap nanti kita akan atur mekanismenya pemberian sanksinya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria  di Balai Kota (18/9/2021).

Riza mengimbau para pelaku usaha agar tidak memajang iklan rokok di tokonya. 

"Kita harus patuh, taat, disiplin dengan kesadaran sendiri karena itu menjadi satu kebutuhan. Jangan karena ada sanksi hadirnya aparat baru kita disiplin," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin menyampaikan penjelasan perihal penutupan stiker atau iklan rokok di sejumlah swalayan/minimarket.

“Iya itu bagian dari upaya sosialisasi sekaligus penegakkan hukum. di mana di dalam aturan yang ada terdapat perda 9 tahun 1-24 tentang penyelenggaraan reklame, kemudian ada pergub nomor 1 tahun 2015 tentang larangan penyelenggaraan reklame rokok di media luar ruang, kemudian ada pergub 148 tahun 2017 yang berisi di pasal 45 menyatakan penyelenggara dilarang menyelenggarakan reklame rokok atau zat adiktif baik di ruang indoor maupun outdoor,” kata Arifin kepada wartawan (14/9/2021)

Menurut Arifin, perokok masih boleh merokok di Jakarta. Namun, harus tahu mana tempat yang dilarang dan diperbolehkan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: