Pemprov DKI Pekan Depan Rapat Tentukan Besaran Kenaikan UMP 2020

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:35 WIB
Pemprov DKI Pekan Depan Rapat Tentukan Besaran Kenaikan UMP 2020

Ilustrasi, rupiah. (Foto: Okezone).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menindaklanjuti surat edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri. Edaran tersebut terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 8,51 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, Andri Yansah mengatakan, segera menggelar rapat bersama Dewan Pengupahan.

"Insya Allah tanggal 23 (Oktober) kita rapat dengan Dewan Pengupahan terkait masalah penentuan UMP di DKI Jakarta," ujar Andri ketika dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (18/10/2019).

BACA JUGA:

Pemerintah Tetapkan UMP 2020 Naik 8,51 Persen

UMP 2019 Hanya Rp3,9 Juta, Pemprov DKI Tambah Fasilitas Kartu Pekerja

Dia belum bisa memastikan berapa besaran detail UMP yang akan diputuskan. Saat ini perlu beberapa tahapan finalisasi besaran kenaikan UMP tersebut. "Belum bisa (ditentukan) kan kita belum rapat," ucapnya.

Menurut dia, pembahasan kenaikan UMP dilakukan sejak April 2019. Selain itu Pemprov DKI telah menyurvei kebutuhan hidup layak (KHL) dalam tiga gelombang di 45 pasar di Jakarta.

"Itu nanti yang kita hitung dari yang kita bahas sana sini lah. Nanti baru kita tetapkan bersama dengan dewan pengupahan untuk kita lakukan rekomendasi atau usulan ke Bapak Gubernur," ucapnya.

UMP DKI 2019 berjumlah Rp 3.940.973,096 jika mengalami kenaikan 8 persen, akan meningkat menjadi Rp4.276.349,86 pada 2020. Jumlahnya meningkat sekitar Rp335.376,80.


Editor : Kurnia Illahi