Penyebar Hoaks Video Syahrini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 04:00 WIB
Penyebar Hoaks Video Syahrini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Polisi menangkap tersangka penyebar hoaks video Syahrini di media sosial. Tersangka ditangkap di Kediri, Jawa Timur, Selasa (19/5/2020). (Foto: Instagram/Syahrini).

JAKARTA, iNews.id – Marta Sari tak berkutik. Tersangka penyebar hoaks video Syahrini itu diringkus aparat Subdit Siber Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di rumahnya, Kediri, Jawa Timur (Jatim) pada Selasa (19/5/2020) lalu.

Penangkapan Marta berawal dari laporan DS yang mewakili Syahrini ke Polda Metro Jaya. Pelaporan itu menyangkut pelanggaran undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan UU Pornografi. Pemilik akun telah menyebarkan informasi bohong di media sosial yang disebutnya sebagai “video porno artis Syahrini”.

“Berdasarkan laporan itu kemudian dilakukan penyelidikan. Petugas Subdit Siber menelusuri dan mem-profiling orang tersebut dan menemukan pemilik akun,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (27/5/2020).

Dia menjelaskan, setelah ditangkap, Marta dibawa ke Jakarta untuk diperiksa. Saat ini tersangka telah ditahan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa dirinya pemilik akun yang dilaporkan, yakni @danunyinyir99. Dia pula yang menggungah konten hoaks tersebut.

Atas perbuatannya dia disangkakan Pasal 27 dan Pasal 45 UU ITE serta Pasal 4 UU Pornografi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Yusri menuturkan, polisi masih mendalami keterangan tersangka.

Selain Marta Sari, polisi juga juga menangkap DF, perempuan yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Editor : Zen Teguh