PNS Wajib Masuk Besok, Sandi Minta SKPD Berkreasi Bikin Sanksi Sosial

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 20 Juni 2018 - 20:20:00 WIB
PNS Wajib Masuk Besok, Sandi Minta SKPD Berkreasi Bikin Sanksi Sosial
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan memberi sanksi tegas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlambat atau bolos pada hari pertama usai libur panjang Idul Fitri dan cuti bersama, Besok (21/6/2018).

“Ya tentunya harus ada sanksi yang sesuai dengan ketentuan. Tetapi yang lebih penting menurut saya adalah sanksi sosial dari koleganya masing-masing,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Selain sanksi administrasi yang sesuai dengan ketentuan kepegawaian, Sandi ingin Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga menerapkan sanksi sosial bagi PNS yang terlambat kerja atau bolos. Sanksi sosial diserahkan sepenuhnya oleh masing-masing kepala di setiap unit kerja atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD). 

“Sanksi sosial itu masing - masing pimpinan bisa memberikan sanksi yang mungkin di luar moneter atau di luar dari hukuman yang sesuai dengan ketentuan. Jadi masing - masing pimpinan nanti silakan berinovasi untuk memberikan sanksi yang telat supaya mereka tidak mengulangi lagi dan kedisplinan itu dibangun oleh ASN (Aparatur Sipil Negara),” papar Sandi.

Pegawai di lingkungan Pemprov DKI mendapat libur sejak 8 Juni. Sandi meminta seluruh PNS wajib masuk kerja Kamis (21/6/2018). Dia tidak akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung anak buahnya. Alasannya agar para PNS masuk kerja dengan kesadaran akan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Saya ingin mereka ini menghormati peraturan, ketentuan, dan menghargai bahwa pemerintah sudah begitu baik memberikan THR, memberikan banyak sekali rezeki, limpahan yang berkah, dan jangan dicederai dengan ketidakdisiplinan masing - masing ASN,” ujar Sandi.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto