Polisi Amankan 7 Orang Lagi Terkait Kericuhan di Mal AEON JGC

Rizki Maulana ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 19:25 WIB
Polisi Amankan 7 Orang Lagi Terkait Kericuhan di Mal AEON JGC

Kondisi salah satu bagian AEON Mal JGC Cakung usai kericuhan, Selasa (25/2/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengamankan tujuh orang lagi terkait kericuhan yang terjadi di Mal AEON Jakarta Garden City (JGC) Cakung, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020). Total delapan orang telah diamankan.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Herry Purnomo mengatakan, tujuh orang tersebut ditangkap di tempat yang berbeda. Dia menyebut penangkapan dilakukan di rumah para pelaku dan jalan sekitar Mal AEON.

"Jadi 8 orang ini warga yang tinggal di sekitar Mal AEON. Untuk lokasi penangkapan ada yang ditangkap di rumahnya, ada juga yang di jalan," katanya di lokasi.

Jumlah orang yang diamankan bertambah setelah polisi melakukan pengembangan perkara berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di beberapa bagian mal. Kini mereka telah dibawa ke Polsek Cakung untuk diperiksa lebih lanjut. Dia mengatakan penanganan lebih lanjut akan dilakukan Polres Metro Jakarta Timur.

"Untuk penanganan lebih lanjut akan dilakukan Polres Jakarta Timur," ucapnya.

Dia mengatakan polisi masih mendalami peran dari setiap orang yang ditangkap dan tak menutup kemungkinan pelaku yang diamakan bertambah. Menurutnya, seseorang yang tergabung dalam massa terekam CCTV melakukan pemukulan terhadap salah satu petugas keamanan mal.

"Nanti bisa dikenakan pasal perusakan terhadap barang. Kemudian akan ddialami lagi indikasi penganiayaan di situ dan bisa dikenakan pasal lain. Tadi sempat ada pemukulan juga kepada salah satu keamanan sini," katanya.

Sebelumnya sejumlah massa memprotes pihak JGC. Mereka menuding mal tersebut sebagai penyebab banjir yang merendam permukiman warga di sekitarnya.

Aksi protes itu berujung ricuh di mana massa merusak sejumlah fasilitas di mal tersebut. Meski demikian warga tidak sampai masuk mal dan berhasil diarahkan kepolisian kembali ke rumah masing-masing.

Editor : Rizal Bomantama