Polisi Limpahkan Haris Simamora, Pembunuh 1 Keluarga ke Kejari Bekasi

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 21 Februari 2019 - 13:52 WIB
Polisi Limpahkan Haris Simamora, Pembunuh 1 Keluarga ke Kejari Bekasi

Haris Simamora, tersangka tunggal pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Selasa (13/11/2018) dilimpahkan ke Kejari Bekasi. (Foto: Antara)

JAKARTA,iNews.id - Polda Metro Jaya melakukan pelimpahan tahap dua kasus pembunuhan satu keluarga di Bojong Nangka 2 RT. 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa, 13 November 2018. Pelimpahan tahap itu meliputi tersangka Haris Simamora dan barang bukti.

"Kita sudah kirimkan kepada Kejaksaan kemudian juga kemarin 6 Februari 2019 dari Kejaksaan Negeri Bekasi memberikan surat pemberitaan P21," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019).

BACA JUGA:

Haris Simarmora Sempat Tanya Klinik Terdekat di Tempat Kos Temannya

Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga, Haris Peragakan 62 Adegan

Peragakan 35 Adegan, Kata 'Sampah' Picu Haris Bunuh Satu Keluarga

"Kemudian hari ini kita akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu menyerahkan tersangka dan juga barang bukti," tambahnya.

Argo menjelaskan, pihaknya telah melakukan kerja sama koordinasi dalam penyelesaian kasus tersebut sehingga penyidikan dapat dilaksanakan dengan lancar. "Tak lupa juga kami menyampaikan terima kasih kepada kejaksaan yang telah berkoordinasi dengan penyidik tentang kasus ini," katanya.

Sebelumnya, Diperium Nainggolan (38) beserta istri dan kedua anaknya ditemukan tewas dalam rumah. Kemudian Haris ditangkap tim khusus, yang merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota, pada Rabu, 14 November 2018 pukul 22.00 WIB. Sebelum ditangkap di Garut, HS sempat akan berangkat mendaki Gunung Guntur Garut.

Dari hasil pemeriksaan terungkap Haris masih memiliki hubungan saudara dengan salah satu korban yakni Maya Boru Ambarita. Perempuan 37 tahun itu merupakan istri Diperium Nainggolan yang berumur 38 tahun.

Atas perbuatannya, Haris dijerat pasal berlapis yaitu, Pasal 365 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.


Editor : Djibril Muhammad