Polisi: Total 10.863 Kendaraan Dilarang Keluar dan Masuk Jakarta di 20 Titik

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 31 Mei 2020 - 19:59:00 WIB
Polisi: Total 10.863 Kendaraan Dilarang Keluar dan Masuk Jakarta di 20 Titik
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: iNews.id/Irfan Ma`ruf)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 10.863 kendaraan telah dilarang keluar dan masuk wilayah DKI Jakarta atau diminta putar balik karena pengendaranya tidak dapat menunjukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Angka tersebut merupakan akumulasi sejak 27 hingga 30 Mei 2020.

"Kendaraan itu diputar balik di 20 titik pos pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Tangerang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangan di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Dia memaparkan, 9 titik pos pemeriksaan SIKM di wilayah Jakarta merupakan penyekatan lapis pertama. Sisanya, 11 pos pemeriksaan didirikan di Kabupaten Bogor, Bekasi, Tanggerang, yang merupakan penyekatan lapis kedua.

"Pengendara tidak dapat menunjukkan SIKM yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan berpergian Keluar dan atau masuk Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujar Yusri.

Rincian hasil penyekatan, 30 Mei 2020 yakni Jakarta Barat 841 kendaraan. Jakarta Timur 1.209 kendaraan. Jakarta Selatan 820 kendaraan. Kemudian Kabupaten Tangerang 6.333 kendaraan, Kabupaten Bogor 1.357 kendaraan dan Kabupaten Bekasi 303 kendaraan.

"Total di wilayah DKI Jakarta sebanyak 2.870 kendaraan dan di luar wilayah DKI Jakarta 7.993 kendaraan," kata Yusri.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak Jumat, 10 April 2020 hingga 22 Mei 2020. Bahkan, Pemprov DKI kembali memperpanjang PSBB hingga 4 Juni 2020 sebagai upaya penanggulangan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Editor : Djibril Muhammad