Polri Bentuk Tim Gabungan Selidiki Tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 12 Juli 2020 - 04:25 WIB
Polri Bentuk Tim Gabungan Selidiki Tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo

Petugas mengevakuasi jasad editor Metro TV, Yodi Prabowo di pinggir Tol JORR Ulujami, Jaksel. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Tim gabungan yang terdiri dari Detasemen Anjing Pelacak (K-9) Barhakam Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan hingga Polsek Pesanggrahan dibentuk untuk mengungkap tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo. Tim telah memeriksa 16 saksi dan menerjunkan anjing pelacak di lokasi.

"Kami memeriksa ulang tampat kejadian perkara (TKP) sehubungan dengan keluarnya hasil autopsi korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Dia menjelaskan, koordinasi dengan tim K-9 dan Polda Metro Jaya dilakukan untuk memeriksa ulang TKP. Pengecekan untuk memastikan alat bukti dari korban maupun diduga pelaku pada saat kejadian.

"Tim K-9 anjing pelacak mengambil sampel dari dua barang bukti alat diduga yang digunakan pelaku yaitu pisau dan juga baju korban," ucapnya.

Sebelumnya, tiga orang anak yang tengah bermain layangan menemukan jasad tergeletak di pinggir Tol JORR, Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta Selatan. Jasad tersebut dikenal sebagai Yodi yang berprofesi editor Metro TV.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka tusukan pada bagian tubuh korban. Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, di lokasi kejadian polisi juga menemukan pisau. Polisi masih mendalami temuan pisau tersebut.

"Yang kami temukan di TKP satu set baju lengkap, ponsel kemudian ditemukan luka-luka pada korban dan sebilah pisau,” ujar Irwan di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Editor : Rizal Bomantama