Polri Sebut Ada 12 Potensi Kerawanan Jelang Natal dan Tahun Baru

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 13:32 WIB
Polri Sebut Ada 12 Potensi Kerawanan Jelang Natal dan Tahun Baru

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Jaya 2019 di lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro, Kamis (19/12/2019). (Foto: iNews.id/Maruf)

JAKARTA, iNews.id - Polri memetakan 12 potensi kerawanan yang patut diwaspadai saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Potensi kerawanan itu berdasarkan analisis intelijen Polri pada perayaan Natal tahun sebelumnya dan perkembangan situasi terakhir di Indonesia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono mengatakan hal itu saat membacakan pidato Kapolri Idham Azis pada amanah upacara dalam apel Operasi Lilin Jaya 2019 di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (19/12/2019).

Dia mengatakan, 12 potensi kerawanan itu adalah aksi terorisme, kejahatan konvensional pencopetan, pencurian, kemacetan lalu lintas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran.

"Berikutnya juga ada bencana alam, konvoi, balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba atau miras," ujar Gatot.

Gatot menjelaskan, terkait pengamanan, polisi telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI, pemerintah daerah dan pasukan pengamanan gereja. Koordinasi tersebut untuk mengantisipasi potensi kerawanan.

"Kita sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, nanti saya bersama-sama dengan Pangdam Jaya akan melakukan kegiatan koordinasi dengan pasukan pengamanan internal khususnya di tempat ibadah yakni gereja-gereja," tuturnya.

Sebelumnya dia mengatakan operasi Lilin Jaya digelar selama 10 hari sejak 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020. Polisi menerjunkan 191.807 personel gabungan yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengamankan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2020.

Personel pengamanan gabungan itu terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, dan 54.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran.

Operasi ini digelar untuk memastikan perayaan Natal dan tahun baru 2020 terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan akan terpusat di 61.308 titik di seluruh Indonesia yang terdiri dari objek wisata, tempat ibadah, bandara, pelabuhan, dan pusat keramaian lainnya.

Editor : Djibril Muhammad