PSBB Jabodetabek, Jumlah Penumpang KRL dari Stasiun Bogor Turun 85 Persen

Antara ยท Senin, 20 April 2020 - 14:39:00 WIB
PSBB Jabodetabek, Jumlah Penumpang KRL dari Stasiun Bogor Turun 85 Persen
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat memantau kondisi Stasiun Bogor, Senin (20/4/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat penurunan jumlah penumpang kereta listrik (KRL) dari Stasiun Bogor menuju Jakarta, Senin (20/4/2020). Penurunan mencapai 85 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebelum wabah corona menerjang.

Direktur Prasarana BPTJ, Edi Nursalam penurunan itu terjadi seiring dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek. Sebelumnya pemerintah memutuskan menolak usulan sejumlah kepala daerah untuk menghentikan total operasional KRL.

"Satu jam sejak pukul 05.00 WIB KRL biasanya mengangkut 10.000 penumpang dari Stasiun Bogor pada hari normal. Tapi hari ini baru 1.700 orang," ujarnya saat memantau Stasiun Bogor.

Dia mengatakan dalam waktu satu jam itu Stasiun Bogor memberangkatkan 14 rangkaian KRL menuju Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Tanah Abang. Menurutnya penurunan drastis hingga 85 persen itu menunjukkan banyak warga Bogor yang sudah memilih beraktivitas di rumah daripada bepergian.

BPTJ mengatakan sudah berkoordinasi dengan pengelola transportasi umum di Jabodetabek untuk mengantisipasi lonjakan penuampang di masa PSBB. Salah satunya dengan menyiapkan 15 unit bus untuk mengalihkan penumpang KRL.

"Kalau ada lonjakan kami sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan 15 bus, tapi ternyata tidak ada," katanya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim juga turut memantau kondisi di Stasiun Bogor pada Senin pagi. Dia optimistis penerapan PSBB bisa mencegah penularan corona di Jabodetabek.

Editor : Rizal Bomantama