Rapim MUI Bahas Kasus Perempuan Ngamuk Melepas Anjing di Dalam Masjid

Aditya Pratama ยท Selasa, 02 Juli 2019 - 14:23 WIB
Rapim MUI Bahas Kasus Perempuan Ngamuk Melepas Anjing di Dalam Masjid

Ilustrasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat (PP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pimpinan (rapim) di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). Dalam rapat tersebut juga membahas kasus Suzethe Margaret, perempuan yang mengamuk melepaskan anjing peliharannya di dalam masjid Al Munawaroh di Kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor.

Wakil Ketua MUI, Yunahar Ilyas mengatakan, rapat akan mempertimbangkan perlu tidaknya fatwa dalam persoalan tersebut. Namun, hasilnya sangat ditentukan oleh peserta rapat yang hadir.

"Kasus wanita masuk masjid pakai sepatu dan bawa anjing, mungkin kalau perlu ada fatwa. Walaupun semua orang sudah tahu enggak boleh membawa anjing (ke masjid)," ujar Yunahar Ilyas di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

BACA JUGA:

Usai Gelar Perkara, Polisi Tetapkan Perempuan Membawa Anjing di Masjid Tersangka

DMI Minta Polisi Transparan Tangani Kasus Perempuan Ngamuk Bawa Anjing di Masjid

Rapat yang dihadiri Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin itu juga membahas berbagai pembahasan. Mulai dari persoalan gejala permurtadan, potret keagamaan di kampus, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Sebelumnya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengutuk keras ulah Suzhete Margaret. Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) DMI Syafruddin meminta agar polisi transparan menangani kasus tersebut agar tidak terjadi fitnah.


Editor : Kurnia Illahi