Sandi Minta Petugas Kebersihan Utamakan Keselamatan Kerja

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 24 Januari 2018 - 11:38 WIB
Sandi Minta Petugas Kebersihan Utamakan Keselamatan Kerja

Petugas PPSU sedang membersihkan sampah sungai (Foto:DOK/iNews.id)

JAKARTA,iNews.id – Kecelakaan kerja menjadi perhatian serius Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Insiden robohnya tiang proyek beton grider proyek Light Rapid Transit (LRT) pada awal 2018, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk meningkatkan prosedur keselamatan di lingkungan balai kota, tidak terkecuali petugas Pemelihara Sarana dan Prasarana Umum (PPSU).

Wagub Sandi mengatakan, kecelakaan bisa terjadi dimana saja. Tidak harus pada pekerjaan insfrastruktur, tetapi bisa juga menimpa petugas PPSU. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya mencari solusi jaminan kesehatan. Pemprov bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Pasukan multi warna ini sudah tercover jaminan kesehatan dan kita ingin jaminan keselamatan santunan,” kata Sandi di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2018).

Menurut Sandi, salah satu klausal kerja sama antara Pemprov DKI dengan BPJS adalah jaminan kesehatan dan keselamatan kejar. Petugas PPSU yang mengalami kecelakaan kerja hingga menyebabkan kematian akan mendapatkan dana santunan kerja dari BPJS. Namun, Sandi tidak menyebut berapa nilai santunan yang didapat.

Kendati seluruh biaya kecelakaan kerja dikaver BPJS, Sandi tetap menginginkan seluruh petugas PPSU selalu mengedepankan budaya Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dalam melaksanakan tugas. Sehingga dapat menghindari terjadinya insiden yang tak diinginkan dalam bekerja.

“Kita akan selalu dorong budaya K3 di lingkungan PPSU,” ujar Sandi.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto