Sempat Dipukul Mundur Polisi, Demonstran Bakda Magrib Kembali Menuju Gedung DPR

Felldy Utama ยท Senin, 30 September 2019 - 19:26 WIB
Sempat Dipukul Mundur Polisi, Demonstran Bakda Magrib Kembali Menuju Gedung DPR

Demonstran kembali berkumpul di pelintasan kereta api dekat Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (30/9/2019). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Polisi memukul mundur demonstran yang bertahan di belakang Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9/2019) sore. Tak lama kemudian, demonstran kembali bersiap mendekati Gedung DPR.

Pantauan di lokasi, bakda magrib para demonstran terkonsentrasi di sekitar pelintasan kereta api dekat Stasiun Palmerah. Mereka kembali melempari polisi dengan batu dan kembang api.

Mereka datang dari berbagai arah. Permata Hijau, Pasar Palmerah dan Slipi. Jalan Palmerah Timur yang sempat dibuka, kembali ditutup karena para demonstran kembali berkumpul.

Demonstrasi tersebut menyebabkan operasional kereta rel listrik (KRL) di Staisun Palmerah terganggu. PT KCI masih masih memantau perkembangan situasi untuk kembali mengperasikan operasional KRL di Stasiun Palmerah.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo siap menerima demonstran untuk berdialog. Bahkan, pria yang biasa disapa Bamsoet itu mengaku siap untuk menemui demonstran di depan gerbang Gedung DPR.

Dia berharap, dialog dengan perwakilan demonstran dilakukan di dalam Gedung DPR. "Ya kami siap 24 jam jika adik-adik mahasiswa ingin bertemu, mumpung saya masih ketua DPR sampai pukul 00.00 WIB ini. Saya persilakan dengan cara apapun saya siap menerima," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi