Serap Kritik Anggota DPRD, Sandi Akui Dishub DKI Tak Bisa Rawat Kapal

Wildan Catra Mulia · Selasa, 24 April 2018 - 16:55:00 WIB
Serap Kritik Anggota DPRD, Sandi Akui Dishub DKI Tak Bisa Rawat Kapal
Kapal Cepat Bersekolah milik Dishub DKI yang meledak. (Foto: iNews)

JAKARTA,iNews.id – Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyerap kritik yang dilontarkan anggota dewan terkait persitiwa kapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) meledak di Kepulauan Seribu. DPRD menganggap peristiwa itu diduga karena dishub tidak bisa merawat kapal.

“Ada benarnya dan itu masukan buat kita. Ini juga masukan yang baik dari teman-teman DPRD bahwa kita harus merawat kapal ini. Harus memastikan kelayakan kapal,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Politisi Partai Gerindra ini berjanji segera me-review kembali anggaran perawatan transpotasi air milik Dishub. Sebab, dia menilai dana yang sudah digelontorkan lebih dari cukup.

“Kita lihat anggaran, karena anggaran itu bisa saja cukup tetapi eksekusi di lapangan tergantung SDM (sumber daya manusia). Memang fungsi mengaudit ulang ini bukan hanya mengaudit ulang infrastrukturnya, fisiknya, tetapi juga SDM,” ujar Sandi.

Kendati demikian, Sandi meminta DPRD maupun dishub tidak menduga-duga atas peristiwa meledaknya Kapal Cepat Sekolah 07 di Dermaga Utama Pulau Panggang, Kepulauan Seribu pada Minggu 22 April, sekitar pukul 10.00 WIB itu.

“Tetapi kita lebih baik tidak suudzon, kita tunggu hasil investigasi (Polres Kepulauan Seribu) apakah ini memang merupakan ketidakmampuan dari dinas perhubungan dan kelayakan dari kapal,” kata Sandi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan akan melakukan audit secara menyeluruh terhadap manajemen transportasi laut terkait dengan peristiwa kapal meledak tersebut. Audit manajemen transportasi laut itu mencakup kelaikan kapal dan dermaga, kemampuan Anak Buah Kapal (ABK) hingga perilaku masyarakat pengguna transportasi laut.

“Berkaitan dengan peristiwa tersebut (kapal meledak), kami akan melakukan audit menyeluruh mengenai manajemen transportasi laut secara menyeluruh agar hasilnya maksimal,” kata Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Wijatmoko.

Menurut dia, audit dilakukan setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama dengan Direktorat Perkapalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selesai melakukan penyelidikan.

“Tujuan dari audit tersebut adalah kami ingin agar Kepulauan Seribu memiliki standar safety dan security yang baik karena sudah menjadi kawasan strategis pariwisata nasional,” tutur Sigit.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto