Tak Bisa Larang Warga Bekasi Kerja ke Jakarta, Wali Kota Bekasi Harap Perusahaan Beri Dispensasi

Okezone ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 20:12 WIB
Tak Bisa Larang Warga Bekasi Kerja ke Jakarta, Wali Kota Bekasi Harap Perusahaan Beri Dispensasi

Foto: dok Inews

BEKASI, iNews.id - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku masih kesulitan melarang warganya yang beraktifitas di Jakarta, untuk tetap tinggal di rumah, di tengah merebaknya virus corona (Covid-19). Perusahaan diminta memberikan keringanan bagi para karyawannya.

“Ya enggak bisa (berbuat apa-apa) karena kita sudah imbau, sudah kita koar-koar, sudah edaran (untuk tetap di rumah)," kata pria yang biasa disapa Pepen itu kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Pepen mengaku tak bisa mengambil langkah lain, karena hal itu berkaitan dengan mata pencarian warganya.

"Tapi kan kita enggak bisa menjamin mereka yang kerja di Jakarta kalau disetop semua, karena epicentrummya luar biasa," ucap Pepen.

Pepen berharap penerapan kerja di rumah dilakukan semua perusahaan. Pemilik usaha diminta ikut memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Ya harapannya mereka (pekerja) bisa kerjakan di rumah. Kita minta isolasi, yang paling baik itu," harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bekasi telah mengimbau agar seluruh kegiatan perkantoran di wilayahnya ditutup sementara waktu.

Imbauan itu dituangkan dalam surat edaran Wali Kota Bekasi, tentang penghentian sementara kegiatan perkantoran perusahaan atau usaha dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Terlebih lagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memberikan imbauan agar seluruh pelaku usaha dan perkantoran di Jakarta memberlakukan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah, mulai Senin lalu.

Hal ini tertuang dalam seruan Gubernur Nomor 6 tahun 2020. Bagi perusahaan yang tidak dapat menerapkan aturan WFH, Anies meminta mereka untuk mengurangi jumlah karyawan yang bekerja dan waktu operasional pekerjaan.

Anies berharap seluruh pelaku usaha dan perkantoran di Jakarta mematuhi seruan tersebut, guna menekan penyebaran virus corona.

Tetapi faktanya, masih banyak pekerja yang harus tetap bekerja di kantor. Mereka khawatir tertular virus corona saat beraktifitas di luar rumah.

Data terakhir yang disampaikan pemerintah, sebanyak 893 orang positif terinfeksi corona. Sebanyak 78 orang di antaranya meninggal dan 35 orang sembuh.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq