Tinjau Proyek LRT, Komut KAI Said Aqil: Alhamdulillah Semua Berjalan Baik

Tim iNews.id ยท Kamis, 11 Maret 2021 - 13:48:00 WIB
Tinjau Proyek LRT, Komut KAI Said Aqil: Alhamdulillah Semua Berjalan Baik
Komisaris Utama PT KAI (Persero), KH Said Aqil Siradj blusukan ke proyek LRT Jabodebek. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id- Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (Persero), KH Said Aqil Siroj meninjau langsung progres pengerjaan LRT Jabodebek di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur. KH Said Aqil Siroj hadir memastikan agar proyek strategis nasional itu selesai tepat waktu meski pandemi Covid-19.

KH Said Aqil resmi ditunjukan sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT KAI pada awal bulan. Tak butuh waktu lama, dia langsung bekerja turun ke lapangan bersama jajarannya.

"Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini, semua berjalan dengan baik. Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kemenhub, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022,” ujar KH Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Kamis (11/3/2021).

Peninjauan itu dilakukan pada Rabu (10/3/2021). Sejumlah pejabat KAI turut hadiri mulai Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, PPK Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ditjenka Kemenhub Ferdian Suryo Adhi, Direktur Operasi PT Inka I, Gede Agus Prayatna, dan Deputi Project Manager, Adhi Karya Sudaryono.

Dalam kegiatan itu, KH Said Aqil bersama rombongan mengecek stasiun LRT, ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC), serta memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

Per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37%. Rincian Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,67%, Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 82,44%, serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 76,94%. Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. 

Editor : Ibnu Hariyanto

Halaman : 1 2