19.333 Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir di H+1 Lebaran, Ini Alasannya

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 06 Juni 2019 - 20:46 WIB
19.333 Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir di H+1 Lebaran, Ini Alasannya

Senior Manager PT KAI Eva Chairunisa. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Para pemudik terus berdatangan ke stasiun Gambir, Jakarta Pusat untuk mudik ke kampung halamannya di hari kedua Idul Fitri 1440 Hijriah. Kebanyakan dari mereka yang memilih berangkat di hari kedua lebaran 2019 karena kehabisan tiket kereta api.

Senior Manager PT KAI Eva Chairunisa mengatakan saat ini sudah 19.333 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir. Sedangkan sebanyak 16.730 penumpang tiba di Stasiun Gambir.

"Ada 32 KA Reguler yang diberangkatkan, 12 KA tambahan, dan dua KA tambahan ekstra. Hari ini 19.333 penumpang diberangkatkan," ujar Eva kepada iNews.id, Kamis (6/6/2019).

BACA JUGA:

Polisi Sebut One Way Bikin Arus Mudik Lancar dan Menekan Angka Kecelakaan

Mudik Lebaran 2019 Lancar, Menhub: Terima Kasih Presiden Sudah Buat Jalan Tol

Arus Balik 3 Hari, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Atasi Penumpukan Kendaraan

Pantauan iNews.id, para pemudik sudah mulai memenuhi kawasan Stasiun Gambir sejak pagi hari. Para penumpang mulai memenuhi bangku ruang tunggu hingga restoran dan kafe siap saji yang tersedia di stasiun itu.

Banyak dari pengunjung memilih menunggu lebih lama di stasiun daripada menunggu waktu keberangkatan dari rumah masing-masing. Salah satunya adalah Nindar, warga asal Bekasi, Jawa Barat.

Dia memilih berangkat setelah lebaran karena tak kedatapan tiket yang ludes terjual. Dia yang bertujuan Malang itu mengaku pasrah dan memundurkan waktu cutinya demi berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

"Saya akhirnya ngambil cuti hari ini sampai 5 hari ke depan karena enggak dapat tiket berangkat sebelum lebaran," kata Nindar di lokasi kepada iNews.id.

Pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir di H+2 Lebaran, Kamis (6/6/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

Sementara, Wahyu (45) warga asli Solo ini memilih waktu sehabis lebaran karena harus sowan terlebih dahulu ke rumah mertuanya di kawasan Balajara, Kabupaten Tangerang. Dia juga mengaku hal ini sudah menjadi kebiasaan keluarganya dalam melakukan mudik lebaran.

"Hal ini sudah kita lakukan lebaran-lebaran sebelumnya," ujarnya.

Apalagi, Wahyu menambahkan, memilih hari keberangkatan usai lebaran memiliki keuntungan karena harga yang dijual PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedikit murah. Apalagi, anggota keluarganya cukup banyak yakni tujuh orang.

"Ya harga juga murah kalau berangkat sekarang, lumayan walaupun cuma puluhan ribu kalau kali jumlah keluarga yang ikut teritung lumayan kan," tuturnya.


Editor : Djibril Muhammad