2 Menara Wisma Karantina Pademangan Disiapkan untuk Isolasi WNI dari Luar Negeri

Riezky Maulana ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 21:59 WIB
2 Menara Wisma Karantina Pademangan Disiapkan untuk Isolasi WNI dari Luar Negeri

Pemerintah menyiapkan 2 menara yaitu 8 dan 9 Wisma Karantina Pademangan sebagai tempat isolasi warga negara Indonesia (WNI) repatriasi yang datang dari berbagai negara. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah menyiapkan 2 menara yaitu 8 dan 9 Wisma Karantina Pademangan sebagai tempat isolasi warga negara Indonesia (WNI) repatriasi yang datang dari berbagai negara. Menara tersebut berada di Blok C2, Jl. Benyamin Sueb, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

"Tower 8 dan 9 yang berlokasi di Pademangan ini diperuntukkan sebagai tempat pelaksanaan karantina atau isolasi para WNI repatriasi dari berbagai negara dan lebih dikenal umumnya nama Wisma Karantina Pademangan," kata Wapanggasgabpad Brigjen TNI M. Saleh Mustafa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/5/2020).

Saleh memaparkan, hingga Senin, 25 Mei 2020 sebanyak 1.848 warga diisolasi di Wisma Karantina Pademangan. Sejak dibuka untuk penanganan Covid-19, sebanyak 4.175 warga repatriasi dari berbagai negara terdaftar di wisma ini. Lebih dari 2.000 warga telah kembali ke daerah asal, sedangkan yang terdeteksi kasus positif sebanyak 160 warga.

Para WNI repatriasi yang telah menjalani karantina dapat melanjutkan perjalanan ke daerah asal. Sebelumnya mereka melakukan tes swab untuk mengetahui status kesehatannya. Warga dengan hasil negatif akan dibekali surat keterangan kesehatan PCR negatif Covid-19 dari dokter Wisma Karantina Pademangan.

"Sedangkan mereka dengan hasil positif, segera dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet di Kemayoran hingga dinyatakan sembuh. Mereka yang telah sembuh tetap membutuhkan surat keterangan PCR negatif Covid-19 dari dokter RS Darurat Wisma Atlet," tutur Saleh.

Sebagai tempat isolasi, Wisma Karantina Pademangan menyediakan fasilitas dan pelayanan bagi penghuninya. Mereka yang menjalani isolasi melakukan administrasi yang berlangsung tertib dan lancar, seperti pengembalian paspor dan pemberian surat keterangan sehat PCR negatif Covid-19.

Warga yang diisolasi mendapatkan layanan logistik makanan tepat waktu 3 kali sehari dan snack 1 kali. Kebersihan di dalam wisma dan lingkungan sekitar juga menjadi perhatian pengelola wisma.

Di samping itu, Kogasgabpad menyediakan transportasi berupa bis bagi mereka yang dinyatakan sehat dan kembali ke daerah asal.

Editor : Djibril Muhammad