Absen Lagi dalam Pemeriksaan KPK, Dirut Jasa Marga Janji Hadir Besok

Aditya Pratama ยท Rabu, 20 November 2019 - 20:16 WIB
Absen Lagi dalam Pemeriksaan KPK, Dirut Jasa Marga Janji Hadir Besok

Waskita Karya (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani, tidak menghadiri agenda pemeriksaan hari ini. Desi sedianya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka yang juga Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fathor Rachman (FR), dalam kasus dugaan suap proyek fiktif di BUMN itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait ketidakhadiran Desi. Yang bersangkutan berjanji memenuhi panggilan KPK, Rabu (20/11/2019) besok. “Pihak saksi (Desi) melalui stafnya menyampaikan tidak dapat datang hari ini dan akan memenuhi jadwal pemeriksaan besok siang di KPK,” ujar Febri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Sebelumnya, KPK mengirimkan surat kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam surat yang dikirim pada Selasa (12/11/2019) itu, KPK menyampaikan kepada mantan bos klub sepak bola Inter Milan itu terkait mangkirnya Desi dalam agenda pemeriksaan. “KPK melampirkan surat panggilan (kepada Desi) di surat untuk menteri BUMN tersebut. Selain itu, kami juga telah mengirimkan surat ke alamat saksi secara patut,” ucap Febri.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Kepala Divisi (Kadiv) II PT Waskita Karya, Fathor Rachman, dan mantan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar, sebagai tersangka. Sementara, Desi dipanggil KPK sebagai saksi dalam kapasitas jabatan sebelumnya, yaitu kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

KPK menduga ada 14 proyek infrastruktur yang diduga adanya indikasi tindak pidana korupsi. Proyek-proyek itu berada di sejunlah daerah yakni di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Papua.


Editor : Ahmad Islamy Jamil