Angka Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2019 Turun 62 Persen

Felldy Utama ยท Kamis, 06 Juni 2019 - 23:23 WIB
Angka Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2019 Turun 62 Persen

Pemudik Lebaran 2019. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah kecelekaan lalu lintas pada mudik Lebaran 2019 menurun tajam dibandingkan tahun sebelumnya 2018. Penurunan itu terhitung, sejak 28 Mei-5 Juni 2019 atau selama delapan hari operasi Ketupat yang dikhususkan untuk mengamankan mudik Lebaran 2019.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin mengungkapkan, selama operasi ketupat terjadi 410 kecelakaan. Jumlah ini, berbeda jauh dari data operasi ketupat 2018 yang mencapai 1.086 kejadian.

"Kejadian laka lantas (kecelakaan lalu lintas) turun 62 persen (dari tahun 2018)," kata Benyamin, Kamis (6/6/2019).

BACA JUGA:

19.333 Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir di H+1 Lebaran, Ini Alasannya

Polisi Sebut One Way Bikin Arus Mudik Lancar dan Menekan Angka Kecelakaan

Mudik Lebaran 2019 Lancar, Menhub: Terima Kasih Presiden Sudah Buat Jalan Tol

Adapun, jumlah korban yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas pada tahun ini sebanyak 97 orang. Sementara, pada 2018, korban yang meninggal sebanyak 227 orang. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 57 persen.

Sementara, untuk korban luka berat pada tahun ini sebanyak 71 orang. Sedangkan, pada 2018 sebanyak 250 orang. Di samping itu, untuk korban yang mengalami luka ringan pada 2019 sebanyak 456 orang. Sementara, pada 2018 sebanyak 1.393 orang.

"Korban LB (Luka Berat) turun 72 persen. Korban LR (Luka Ringan) turun 67 persen," ujarnya.

Tak hanya itu, data tersebut juga membandingkan jumlah kejadian lalu lintas pada saat Hari H Lebaran 2019 ini yang jatuh pada Rabu (5/6) dengan Hari H lebaran pada 2018. Tahun ini, sebanyak 48 kejadian kecelakan lalu lintas. Sementara, pada 2018 sebanyak 113 kejadian.

"Kejadian laka lantas (pada hari H Lebaran) turun 58 persen," kata Benyamin.

Sedangkan, jumlah korban yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas pada 2019 sebanyak 21 orang. Sementara, pada 2018, korban yang meninggal sebanyak 25 orang. Angka tersebut, menurut dia, menunjukkan penurunan sebesar 16 persen.

Adapun, untuk korban luka berat pada tahun ini sebanyak 14 orang. Sedangkan, pada 2018 sebanyak 33 orang. Untuk korban yang mengalami luka ringan pada 2019 sebanyak 76 orang. Sementara, pada 2018 sebanyak 168 orang.

"Korban LB (Luka Berat) turun 58 persen. Korban LR (Luka Ringan) turun 55 persen," ujar Benyamin.


Editor : Djibril Muhammad