Anies dan Pimpinan DPRD DKI Teken MoU Draf KUA-PPAS 2020, Nilainya Rp87,95 T

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 28 November 2019 - 14:59 WIB
Anies dan Pimpinan DPRD DKI Teken MoU Draf KUA-PPAS 2020, Nilainya Rp87,95 T

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pimpinan DPRD menandatangani MoU Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2020 Rp87,95 t, di DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/11/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pimpinan DPRD DKI Jakarta menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2020. Hasilnya, KUA-PPAS DKI Jakarta 2020 mencapai Rp87.956.148.476.363,00 atau Rp87,95 triliun.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pembahasan KUA-PPAS wajib dilalui sebelum membahas soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tahapan tersebut juga sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2020.

"DPRD telah melakukan pembahasan sesuai mekanisme ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku sesuai Pasal 16 ayat 6 PP RI tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tatib DPRD Provinsi/Kabupaten dan Kota," katanya saat memimpin rapat MoU KUA-PPAS di ruang rapat Paripurna, Gedung DPRD, Kebon sirih, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Pria yang akrab disapa Pras ini menuturkan, sebelum tercapai kesepahaman, DPRD dan Pemprov DKI telah menyelelaraskan beberapa mata anggaran di KUA-PPAS guna menghilangkan defisit Rp10 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku senang anggota Parlemen Dewan Kebon Sirih telah menyelesaikan draf anggaran KUA-PPAS dengan nilai Rp87,95 triliun. Dia berharap, kesepakatan tersebut dapat mempercepat penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020.

"Alhamdulillah, dengan sudah ada kesepakatan ini, insyaAllah kita bisa lebih cepat lagi memproses sehingga bisa tuntas nanti RAPBD," ujar Anies.


Editor : Djibril Muhammad