Anjurkan Prabowo Sampaikan Selamat pada Jokowi, JK: Etisnya yang Kalah Menelepon

Antara ยท Selasa, 21 Mei 2019 - 14:35 WIB
Anjurkan Prabowo Sampaikan Selamat pada Jokowi, JK: Etisnya yang Kalah Menelepon

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganjurkan kepada Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Capres Joko Widodo yang memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, sesuai dengan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dirinya pernah melakukannya pada Pilpres 2009, ketika kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Etisnya, selalu yang kalah menelepon yang menang. Saya dulu waktu kalah dengan Pak SBY, saya langsung telepon Pak SBY, selamat, dan saya menerima itu,” kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (21/5/2019).


BACA JUGA: Sebut Dugaan Kecurangan, Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019


Menurut JK, seorang pemimpin harus memiliki sikap jiwa besar, khususnya dalam situasi politik seperti saat ini.

“Harus berjiwa besar, karena memang cuma dua hasilnya, menang dan kalah. Tidak ada pilihan lain, tidak ada pilihan seri, dalam pemilu tidak ada yang seri,” katanya.


BACA JUGA: BPN Prabowo-Sandi Siapkan Gugatan Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres ke MK


Diketahui, KPU telah menetapkan perolehan suara Pilpres 2019 dari 34 Provinsi dan 130 PPLN pada Selasa dini hari tadi, yakni pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sementara pasangan 02 Prabowo-Sandiaga memeroleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Sementara Capres Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 oleh KPU yang diumumkan dini hari tadi. Dia menilai penghitungan rekapitulasi suara nasional itu bersumber dari dugaan kecurangan.

“Kami paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres yang diumumkan oleh KPU pada 21 Mei 2019 dini hari tadi,” ujar Prabowo didampingi Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno dan sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).


Editor : Maria Christina