Bambang Widodo Umar Meninggal Dunia di RS Persahabatan Pukul 07.15 WIB

Djibril Muhammad, Sindonews ยท Senin, 14 Januari 2019 - 11:34 WIB
Bambang Widodo Umar Meninggal Dunia di RS Persahabatan Pukul 07.15 WIB

Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar meninggal dunia di RS Persahabatan Pukul 07.15 WIB, Senin (14/1/2019). (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Kabar duka kembali datang dari duia akademisi. Pengamat kepolisian dari Universitas Indonesia (UI), Bambang Widodo Umar dikabarkan meninggal dunia, Senin (14/1/2019).

Kabar itu disampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam cuitan Twitter-nya. "Turut berduka cita yg mendalam atas meninggalnya, Prof Bambang Widodo Umar, seorang mantan polisi dan akademisi yg berkomitmen tinggi terhadap reformasi kepolisian serta HAM. Semoga beliau Husnul Khotimah," ujar Dahnil di akun @Dahnilanzar, Senin (14/1/2019).

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) lewat akun Twitter-nya @Kontras juga mencuitkan kabar meninggalnya dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). KontraS menyebut almarhum Bambang Widodo Umar tutup usia pukul 07.15 WIB.

"Telah berpulang anggota KontraS, pengajar dan pembaru hukum: H. Bambang Widodo Umar di RS Persahabatan Jakarta pada 14 Januari 2019, pukul 07.15 WIB," dalam cuitannya.

Bambang Widodo Umar lahir di Ngawi pada 10 Desember 1947. Bambang Widodo menempuh pendidikan dasarnya di Sekolah Rakyat di Surabaya dan lulus pada 1960. Kemudian, pendidikan menengahnya, dilajutkan Bambang Widodo Umar di SMP Negeri IV Surabaya dan lulus pada 1963.

Sementara pendidikan menengah atas, ditempuh Bambang Widodo Umar di SMA Negeri III Surabaya dan lulus pada 1966. Setelahnya, Bambang Widodo Umar menempuh program master dan lulus pada 1992 di jurusan sosiologi Universitas Padjajaran. Tidak hanya itu, Bambang Widodo Umar juga mendapatkan gelar doktornya di jurusan sosiologi Unpad Bandung pada 1995.

Semasa masih menjadi anggota kepolisian, Bambang Widodo Umar berhasil menggagalkan pembajakan pesawat MNA di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta pada 4 April 1972. Suami dari Ismawati ini selain menempuh pendidikan umum juga menempuh pendidikan khusus yaitu Akabri Kepolisian lulus pada tahun 1971, PTIK lulus tahun 1978, Sespim Polri lulus tahun 1984, dan juga Perwira Senior Reserse pada tahun 1985.

Karena kesetiaan pengabdian selama 24 tahun di Polri, Bambang Widodo Umar mendapatkan penghargaan Satya Lencana. Bambang Widodo Umar juga mendapatkan Satya Lencana Dwija Sista3 Bintang Bhayangkara Nararya.


Editor : Djibril Muhammad