Bareskrim Tangkap Sepasang Kekasih Penjual 41 Kg Ganja Melalui Media Sosial di Jaksel

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 27 Januari 2020 - 19:05 WIB
Bareskrim Tangkap Sepasang Kekasih Penjual 41 Kg Ganja Melalui Media Sosial di Jaksel

Polisi mengungkap peredaran narkoba jenis ganja sebanyak 41 kilogram yang dipasarkan secara online di kawasan Jakarta Selatan. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Subdit I Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba jenis ganja sebanyak 41 kilogram yang dipasarkan secara online. Ganja tersebut disembunyikan di dalam aksesori rokok yang kemudian diperjualbelikan di media sosial.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan ada dua pelaku yang diciduk dalam kasus ini, yaitu YM (33) dan AR (24) yang merupakan sepasang kekasih. "Jadi, modusnya adalah dimasukkan ke dalam kemasan aksesori rokok yang dilakukan dengan sangat rapi, tapi berhasil diungkap oleh kepolisian," ujarnya pada wartawan, Senin (27/1/2020).

Kasubdit I Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Asep Jenal Ahmadi mengatakan penangkapan pelaku berinisial YM dan AR merupakan pengembangan dari penangkapan dua pelaku sebelumnya.

BACA JUGA: Kronologi Pengedar Ganja 210 Kg Tewas Ditembak Polisi

Dia menjelaskan pelaku menjual ganja menggunakan modus itu sejak bulan September 2019 lalu. Pengungkapan itu tak lepas dari informasi masyarakat tentang maraknya peredaran ganja melalui media sosial Instagram.

Dari informasi itu polisi mendapatkan informasi adanya pengiriman ganja dari Sumatera ke Jakarta. "Kami berhasil menangkap sepasang kekasih, yakni YM dan AR di kos-kosan kawasan Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan, yang mana menjadi pengedar dari ganja tersebut," tuturnya.

Polisi masih mencari satu pelaku lagi yang masih berstatus buron dengan inisial T di kawasan Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Ganja itu dikirim oleh T dengan jasa ekspedisi ke indekos YM dan AR.

BACA JUGA: Jefri Nichol Pakai Narkoba Jenis Ganja, Ini Efeknya pada Kesehatan

"Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku total mendapat 53 kilogram ganja, 41 kg berhasil diamankan dan sisanya sudah diedarkan Y pada konsumen melalui meddia sosial dengan modus menjual aksesoris rokok," ucapnya.

Pelaku menjual ganja melalui media sosial dengan harga bervariasi, mulai dari Rp300.000 per paket, Rp400.000 per paket, Rp500.000 per paket hingga Rp1 juta perpaket. Paket ganja menyasar anak muda dan dikirim melalui jasa ekspedisi.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narnotika. Pelaku diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Editor : Rizal Bomantama