Bawaslu DKI Panggil FPI Klarifikasi Acara Munajat 212 di Monas

Antara ยท Senin, 11 Maret 2019 - 17:32 WIB
Bawaslu DKI Panggil FPI Klarifikasi Acara Munajat 212 di Monas

Ilustrasi, acara Malam Munajat 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019). (Foto: iNews.id/ Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta akan memanggil Lembaga Dakwah Front Pembela Islam (FPI). Undangan tersebut untuk mengklarifikasi dugaan kampanye terselubung dalam penyelenggaraan acara Munajat 212 yang digelar pada 21 Februari 2019.

Komisioner Divisi Penindakan Bawaslu DKI Jakarta, Puadi mengatakan, FPI dipanggil terkait perannya dalam kepanitiaan acara Munajat 212. Namun, kapan waktunya konfirmasi kepada FPI itu belum dipastikan.

Dia hanya menuturkan surat panggilan dilayangkan selama 14 hari setelah menerima laporan. "Ke depan kita akan meminta klarifikasi dari FPI DKI di acara kepanitiaan Munajat 212," ujar Puadi, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Menurutnya, Bawaslu Provinsi DKI wajib menindaklanjuti semua laporan yang diterima, sepanjang laporan tersebut memenuhi syarat formal dan materiel. Dalam laporan ini, Bawaslu DKI telah melayangkan undangan kepada Zulkifli Hasan, Fadli Zon, Neno Warisman, dan MUI DKI Jakarta.

Sementara MUI DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, Faiz Rafdi Chusnan mengungkapkan, kegiatan Munajat 212 yang digelar di Lapangan Monas bukan acara yang diselenggarakan oleh MUI DKI.

"MUI DKI Jakarta hanya menyelenggarakan Senandung Salawat dan Dzikir Nasional sekaligus Doa untuk Keselamatan Bangsa. Kegiatan Munajat 212 bukan tanggung jawab kami, bukan bagian dari kami," ucap Faiz di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter.

Editor : Kurnia Illahi