Bawaslu: Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Dipidana

Haryanto ยท Jumat, 25 September 2020 - 23:50 WIB
Bawaslu: Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Dipidana

Ketua Bawaslu Abhan.

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memberi sanksi tegas kepada pasangan calon (Paslon) kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020. Sanksi yang diberikan mulai dari teguran, administratif, hingga pembubaran acara kampanye.

"Sanksi administratif pasti ada. Peringatan dan ditambah pembubaran kegiatan bagi peserta kampanye yang melanggar protokol kesehatan Covid-19," kata Ketua Bawaslu, Abhan usao menghadiri deklarasi pemilu damai di Pangkalpinang, Jumat (25/9/2020).

Abhan mengatakan, sanksi yang dikenakan kepada paslon pelanggar protokol kesehatan Covid-19 juga bisa berbentuk sanksi pidana. Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2018.

Menurutnya, untuk pelanggaran yang berujung pada sanksi pidana, Tim Gakkumdu yang akan menindak langsung. Misalnya bila ditemukan paslon yang terbukti melakukan money politik untuk menggalang suara pemilih.

"Jika terbukti para paslon melakukan money politik, sanksi bisa pidana dan administratif, dengan sifat atau kualifikasi yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) bisa sampai diskualifikasi," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto