Berharap SP3, Tersangka Kasus Makar Eggi Sudjana Kirim Surat kepada Jokowi

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 19 September 2019 - 16:44 WIB
Berharap SP3, Tersangka Kasus Makar Eggi Sudjana Kirim Surat  kepada Jokowi

Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Alamsyah Hanafiah mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (19/9/2019). (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Tersangka kasus makar Eggi Sudjana mengirimkan surat permohonan pelindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditembuskan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Surat permohonan tersebut dikirim ke Sekretariat Negara melalui kuasa hukumnya pada Selasa (17/9/2019).

Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Alamsyah Hanafiah mengatakan, surat berisi klarifikasi kepada Jokowi bahwa tidak ada niat kliennya untuk makar dengan menggulingkan pemerintahan yang sah. Eggi berharap polisi mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3).

"Kan kata penyidik saudara Eggi telah melakukan makar, kita tanya langsung ke presiden apakah memang telah merasa digulingkan? Kalau tidak ya kasusnya kita minta dihentikan," ujar Alamsyah di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (19/9/2019).

Dia berharap agar Jokowi segera memberikan klarifikasi terhadap tuduhan makar tersebut. Kasus yang dituduhkan kepada Eggi, kata Alamsyah merupakan delik aduan bukan laporan langsung dari Jokowi.

"Apabila presiden tidak pernah merasa digulingkan oleh perbuatan Eggi, kami mohon perlindungan hukum. Kemudian berkenan memerintahkan Kapolri, Kapolda untuk menghentikan penyidikan terhadap Eggi," ucapnya.

BACA JUGA:

Eggi Sudjana Ditangkap Polda Metro Jaya Usai Diperiksa Tuduhan Makar

Buntut People Power, Polisi Tetapkan Eggi Sudjana Tersangka Makar

Menurutnya, status tersangka yang menjerat Eggi dinilai sangat merugikan kliennya karena mengganggu aktivitas sebagai pengacara.

"Sekarang kan posisinya mengambang nih, Eggi sebagai advokat dia enggak bisa lakukan praktisi karena statusnya tersangka," katanya.

Dalam kasus tersebut, Eggi ditetapkan sebagai tersangka sejak Selasa (7/5/2019). Salah satu bukti yang menjadi rujukan polisi dalam penetapan itu, rekaman video Eggi menyuarakan people power dan pernyataannya di di media online.

Eggi kemudian ditangkap pada Selasa (14/5/2019). Dia ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya untuk 20 hari ke depan dan diperpanjang pada Senin (3/6/2019)untuk 40 hari ke depan.


Editor : Kurnia Illahi