Berkas Perkara Rampung, Dirut PT CMIT Rahardjo Prahjitno Segera Disidang terkait Korupsi Bakamla

Rizki Maulana ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 10:40 WIB
Berkas Perkara Rampung, Dirut PT CMIT Rahardjo Prahjitno Segera Disidang terkait Korupsi Bakamla

Gedung KPK di Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara Direktur Utama PT CMI Teknologi (CMIT) Rahardjo Pratjihno (RJP). Rahardjo merupakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan transportasi informasi di Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) tahun anggaran 2016.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penyidik KPK telah melimpahkan berkas perkara ke jaksa penuntut umum (JPU). Pelimpahan ini merupakan tahap kedua atau P21.

"Hari ini Penyidik KPK melaksanakan tahap kedua(penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim JPU, untuk tersangka Rahardjo Pratjihno," kata Ali kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Dalam perkara ini, KPK telah memeriksa 59 saksi selama proses penyidikan. Rencananya, Rahardjo akan disidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat.

"JPU dalam waktu 14 hari akan segera melimpahkan berkas perkara ke PN Tipikor dan persidangannya akan dilaksanakan di PN Tipikor Jakarta Pusat," ucapnya.

Untuk sementara, KPK menahan Rahardjo selama 20 hari. Penahanan terhitung aktif mulai 12 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020.

Penahanan dilakukan di Rutan Merah Putih KPK Kavling 4. Menurut Ali, kerugian negara yang diakibatkan dalam proyek tersebut kurang lebih Rp54 Miliar.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini pada 31 Juli 2019. Mereka yaitu Leni Marlena (Ketua Unit Layanan Pengadaan di Bakamla) dan Juli Amar Ma'ruf (anggota Unit Layanan Pengadaan Backbone Coastal Surveillance System di Bakamla).

Kemudian Rahardjo Pratjihno (Direktur Utama PT CMIT) dan Bambang Udoyo selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). PT CMIT merupakan rekanan bisnis yang diperuntukkan sebagai pelaksana dalam pengadaan Backbone Coastal Surveillance System pada Bakamla pada 2016.

Editor : Rizal Bomantama