Bersama Gubernur Jabar, Kiai Maman Kembali Ajak Santri Selawat 1 Jari

Djibril Muhammad ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:50 WIB
Bersama Gubernur Jabar, Kiai Maman Kembali Ajak Santri Selawat 1 Jari

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, KH. Maman Imanulhaq mengajak santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat (Jabar) berselawat satu jari. , Minggu (8/12/2018). (Foto: Ist)

MAJALENGKA, iNews.id - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, KH. Maman Imanulhaq mengajak santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat (Jabar) berselawat satu jari.

Hal itu disampaikan dia saat memperingati Maulid Nabi bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, Wali Kota Cirebon Nasruddin Aziz dan Habib Musthofa Al-Jufri, Minggu (8/12/2018).

"Mencintai Nabi Muhamad SAW adalah magnitud bagi para pencintanya untuk membaca sholawat dan senantiasa mengapresiasi keteladanannya," katanya di hadapan ribuan jamaah dari Majalengka, Sumedang, Cirebon, Kuningan dan Subang.

BACA JUGA: Santri dan Alumnus Cipulus Purwakarta Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Maman menjelaskan, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dan para pendukungnya diminta untuk tetap istiqomah. Yaitu, berusaha menerjemahkan ketauladan Rasulullah sebagai sumber nilai spiritual yang mampu mendorong tegaknya nilai cinta kasih, persaudaraan, prinsip keadilan sosial, kemashlahatan dan kerahmatan semesta.

"Karenanya, seperti Jokowi, kita harus tetap rendah hati tidak emosional dan tidak menyebar kebencian, fitnah, hoaks dan adu domba sesama anak bangsa. Itu ajaran Nabi Muhammad SAW," kata Maman.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, KH. Maman Imanulhaq

Sementara Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, meminta semua yang hadir untuk menjaga kerukunan. Dia mencontohkan, Yugoslavia, dan Uni Soviet hancur berkeping-keping menjadi beberapa negara karena beda pandangan politik.

"Kita harus menjaga Indonesia dengan spirit ukhuwah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad: baik itu ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathoniyyah (Kebangsaan) atau insaniah (kemanusiaan)", ujarnya.

Di akhir acara, seperti acara di Garut, Purwakarta, dan tempat lainnya, Maman tidak lupa mengajak jamaah untuk berselawat sambil mengacungkan "satu jari."

Ciri khas Timses Jokowi Amin ini yang disebut Habib Mushofa sebagai "Selawat Satu Jari."

"Kang Maman sangat semangat mengajak kita berselawat agar Indonesia damai. Ayo terus mencintai Nabi, mendamaikan Negeri. Selawat Satu Jari ala Kang Maman ini mengingatkan kita agar kita tetap bersatu membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri dan maju," tutup Pimpinan Majelis Sholawat Al-Musthofa Purwakarta ini.


Editor : Djibril Muhammad