Bertemu Seskab, Sekjen Parpol Pendukung Jokowi Perkuat Sinergi

Annisa Ramadhani ยท Senin, 07 Mei 2018 - 16:41 WIB
Bertemu Seskab, Sekjen Parpol Pendukung Jokowi Perkuat Sinergi

Para sekjen parpol pendukung Presiden Jokowi bertemu dengan Seskab Pramono Anung di Jakarta, Senin (7/5/2018). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Pada pertemuan yang berlangsung hangat itu, parpol sepakat untuk menyolidkan dukungan demi memperkuat sosialisasi keberhasilan pemerintah.

“Suasana pertemuan sangat akrab, diawali dengan makan siang dengan menu ala Indonesia seperti soto ayam, pecel, nasi liwet dan minuman kelala muda dan kopi khas Nusantara,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Hadir dalam pertemuan ini Sekjen Partai Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI. Pertemuan berlangsung dari pukul 12.00 hingga 13.20 WIB di kantor Setkab.

Seskab Pramono Anung mengapresiasi kehadiran para petinggi parpol. Dia pun menjelaskan berbagai program dan capaian Pemerintahan Presiden Jokowi. “Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi, baik di dalam mengatasi berbagai kesenjangan sosial, menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dengan menyalurkan dana desa lebih dari Rp187 triliun,” kata Pramono.

Dia menjelaskan, Jokowi konsisten melaksanakan pembangunan. Tidak hanya di perkotaan, tetapi juga membangun dari pinggiran, memperkuat wilayah perbatasan, perbaikan iklim investasi dan pembangunan infrastruktur secara masif untuk penopang akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan.

”Presiden Jokowi terus bekerja keras menjawab berbagai persoalan bangsa dan negara, karena itulah kami berikan kepada para sekjen terhadap apa-apa saja yang sudah dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi-JK,” kata mantan Sekjen PDIP itu.

Pramono menyadari selama ini banyak kritik yang diarahkan pada Presiden Jokowi. Dalam pandangannya, kritik itu lebih banyak karena faktor ketidaktahuan terhadap keberhasilan pemerintah. Namun, dan ada juga kritik yang menjadi motif politik untuk mendiskreditkan mengingat Presiden hadir sebagai pemimpin rakyat yang terus blusukan dan menghadapi kritik dengan senyum dan kinerja,” ujarnya.

Merespons penjelasan ini, para sekjen sepakat untuk mengintensifkan pertemuan dengan pemerintah. Pertemuan sekaligus menjadi dukungan terhadap langkah dialog yang dilakukan oleh Presiden, termasuk dengan yang memberi kritik paling keras sekalipun.

"Koordinasi tersebut sangat penting sebagai pemantapan komunikasi politik guna menghadirkan kepemimpinan Presiden Jokowi di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," kata dia.

Editor : Zen Teguh