Besok, Amien Rais Diperiksa sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 19 Mei 2019 - 16:40 WIB
Besok, Amien Rais Diperiksa sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN, Amien Rais akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar yang menjerat caleg PAN Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) besok. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA iNews.id, – Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait kasus dugaan makar. Amien diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Eggi Sudjana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan, Amien akan dimintai keterangan penyidik Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminan Umum Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

"Ya, besok diagendakan pukul 10.00 WIB," kata Argo di Jakarta, Minggu (19/5/2019). Dia menegaskan, mantan Ketua MPR itu diperiksa sebagai saksi.

BACA JUGA: Tuduhan Makar, Eggi Sudjana Ditahan 20 Hari

Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar. Dia langsung ditahan seusai menjalani pemeriksaan. Penahanan terhadap caleg PAN itu merujuk pada Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.HAN/587/V/2019/Ditreskrimum, tanggal 14 Mei 2019.

Kasus ini berawal dari ajakan people power yang diserukan Eggi saat berpidato di kediaman capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Buntut dari seruan itu, Eggi Sudjana dilaporkan anggota relawan Jokowi-Maruf Center (Pro Jomac), Supriyanto ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu (24/4/2019). Pelaporan itu disampaikan Dewi lantaran Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Sementara itu ketua tim kuasa hukum Eggi, Abdullah Alkatiri mengatakan, Eggi tidak bisa diproses hukum karena menjalankan profesinya sebagai advokat ketika mengeluarkan seruan tersebut. Berdasarkan undang-undang advokat, Eggi mestinya tidak dapat dipidana.

"Undang-Undang tentang Advokat tahun 2003 pasal 18 jelas mengatakan jika menjalankan profesinya tidak bisa dituntut dipidana maupun perdata, itu jelas," kata Abdullah kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019


Editor : Zen Teguh