Buka Sidang Sengketa Pilpres 2019, Ketua MK: Minal Aidin Wal Faidzin

Felldy Utama ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 09:25 WIB
Buka Sidang Sengketa Pilpres 2019, Ketua MK: Minal Aidin Wal Faidzin

Hakim Mahkamah Konstitusi. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membuka sidang gugatan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 dengan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. kepada semua pihak yang bersidang di Gedung MK, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana ini merupakan pendahuluan atas gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi.

Saat membuka sidang, Anwar menyampaikan sidang gugatan PHPU Pilpres 2019 ini dibuka untuk umum sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa menyaksikan jalannya persidangan tersebut.

BACA JUGA:

Hadiri Sidang Sengketa Pilpres di MK, Begini Posisi Pihak Jokowi-Ma'ruf

MK Gelar Sidang Pendahuluan Sengketa Pilpres 2019 Gugatan Prabowo-Sandi Hari Ini

KPU Beri Jawaban atas Petitum Gugatan Pilpres Kubu Prabowo di MK

Setelah itu, Anwar menyampaikan, sidang perdana ini masih dalam suasana perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Untuk itu, mewakili seluruh hakim MK, mengucapkan mohon maaf kepada semua pihak yang hadir di dalam ruang sidang tersebut.

"Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin," katanya dalam membuka sidang perdana sengketa Pilpres 2019, di ruang sidang MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019. Permohonan diajukan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Juru Bicara MK, Fajar Laksono mengatakan, sidang pendahuluan tersebut digelar pada pukul 09.00 WIB. Merujuk Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK), agenda sidang hari ini memeriksa kelengkapan dan kejelasan permohonan pemohon yakni Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

"Setelah kemarin menyerahkan permohonannya, kemudian diregistrasi. Besok di dalam sidang itu pemohon diberikan kesempatan untuk menyampaikan pokok-pokok permohonannya di depan persidangan di depan termohon, pihak terkait dan awaslu," katanya, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (13/6/2019).


Editor : Djibril Muhammad