Butuh Waktu untuk Pemulihan, Novel Baswedan Tak Bisa Langsung Bekerja

Felldy Utama, iNews, Gatot Trilaksono ยท Kamis, 22 Februari 2018 - 16:44 WIB
Butuh Waktu untuk Pemulihan, Novel Baswedan Tak Bisa Langsung Bekerja

Kepala Satgas Penyidikan KPK Novel Baswedan. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Meski sudah menjalani perawatan selama sepuluh bulan lebih di Singapura, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih butuh waktu untuk pemulihan pascaoperasi di mata kirinya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan, Novel Baswedan masih butuh waktu untuk proses penyembuhan mata kirinya akibat siraman air keras oleh orang tak dikenal. Novel belum sembuh total sehingga tidak bisa langsung bekerja.

“Proses penyembuhan itu akan berjalan setidaknya sampai beberapa saat setelah operasi tahap kedua sekitar bulan April 2018. Kalau bisa lebih cepat lebih baik. Itu tergantung perkembangan kesehatan Novel,” ungkap Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Hingga kini, Novel masih berstatus sebagai penyidik KPK. Dia menduduki jabatan sebagai Kepala Satgas Penyidikan KPK di bawah Direktorat Penyidikan. Novel dikenal sebagai salah satu penyidik yang banyak menangani kasus-kasus besar di KPK.

“Sampai sejauh ini status Novel adalah pegawai KPK di Direktorat Penyidikan sebagai Kepala Satgas. Jadi posisinya masih sama. Namun, kapan mulai efektif bekerja, tentu saja tergantung proses penyembuhannya,” kata Febri.

Febri berharap kondisi Novel semakin membaik hingga kembali menjalani proses operasi tahap kedua. Setelah itu, baru bisa dipastikan apakah sudah memungkinkan untuk kembali bekerja secara penuh dan kembali menangani perkara sesuai tugas dan bidangnya sebagai Kepala Satgas Penyidikan.

“Semoga tidak terlalu lama kemudian bisa bekerja di KPK. Jadi masih menangani perkara. Tentu saja sebagai Kepala Satgas sampai saat ini,” katanya.

Editor : Azhar Azis