Demonstran dan Aparat Bentrok di Depan DPR, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Antara, Aditya Pratama ยท Selasa, 24 September 2019 - 17:34 WIB
Demonstran dan Aparat Bentrok di Depan DPR, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Polisi menyemportkan air dan melemparkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (24/9/2019). (Foto-foto: iNews.id/Aditya Pratama & Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Polisi menyemprotkan water cannon dan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan pengunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat. Saat ini, petugas masih berusaha membubarkan konsentrasi massa di depan gerbang Kompleks Parlemen dengan kedua peralatan itu.

Petugas terus berusaha memukul mundur pendemo agar menuju arah Jalan Gerbang Pemuda Senayan. Massa di dalam maupun di luar gedung DPR langsung berhamburan menghindari gas air mata yang berkali kali ditembakkan polisi ke massa yang masih memaksa masuk ke gedung parlemen.

Sebelum polisi menembakkan gas air mata kedua kalinya, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) hendak menemui massa yang memaksa masuk gedung. Namun, saat gas air mata ditembakkan dalam jumlah banyak, politikus Partai Golkar itu langsung memasuki sebuah ruangan untuk menghindar.

Sementara itu, anggota TNI memperkuat pengamanan di gerbang Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, yang sudah dijebol para pendemo menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Pantauan di lokasi, petang ini, pasukan TNI mengamankan pintu sisi kanan pintu guna mengantisipasi pendemo masuk ke area Kompleks Parlemen Senayan.

Diketahui, aksi massa menolak RKUHP dan rancangan undang-undang lainnya berlangsung ricuh di depan Gedung DPR. Massa demonstran berusaha merobohkan pagar utama Gedung DPR/MPR dan melempar benda keras ke arah petugas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil