Di Promosi Doktor Jazilul Fawaid Bamsoet Tantang Generasi Milenial Raih Ilmu Setinggi Langit

Felldy Utama ยท Senin, 17 Februari 2020 - 21:47 WIB
Di Promosi Doktor Jazilul Fawaid Bamsoet Tantang Generasi Milenial Raih Ilmu Setinggi Langit

Ketua MPR, Bambang Soesatyo saat menghadiri sidang promosi Doktoral Jazilul Fawaid, di Universitas Negeri Jakarta, Senin (17/2/2020). (Foto: Istimewa),

JAKARTA, iNews.id - Kalangan milenial dan Gen Z diminta tidak kalah bersaing dengan baby boomer dalam meraih ilmu pengetahuan. Misalnya, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, sebagai generasi baby boomer, namun masih mau menimba ilmu hingga mencapai gelar Doktor.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, penelitian yang dilakukan Jazilul Fawaid sangat penting. Di dalamnya bisa mengetahui tentang rekrutmen, kompetensi dan komitmen organisasi punya pengaruh terhadap kinerja anggota DPR. 

"Kalau Pak Jazilul saja mau dan mampu, Gen Z dan milenial yang energik harusnya bisa mengikuti jejak baik ini. Mendapatkan ilmu pengetahuan melalui jalur formal institusi pendidikan tak kalah penting dengan mendapat ilmu pengetahuan melalui jalur non-formal," ujar Bambang saat menghadiri sidang promosi Doktoral Jazilul Fawaid, di Universitas Negeri Jakarta, Senin (17/2/2020).

Dia menuturkan, penelitian yang dilakukan oleh Jazilul Fawaid sangat menarik karena politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bukan hanya sebagai subjek, tetapi juga menjadi objek penelitian.

"Sebagai peneliti, Pak Jazilul mencoba menelaah secara mendalam tentang bagaimana kinerja para anggota DPR. Beliau juga sangat paham irama permainan di Senayan. Meneliti apa yang dia rasakan dan alami sendiri. Hasilnya sangat mendalam," ucapnya.

Pria yang bisa disapa Bamsoet ini merekomendasikan agar hasil penelitian Jazilul Fawaid bisa dibukukan sekaligus didistribusikan ke berbagai gerai toko buku maupun dijual secara online. Sehingga memudahkan para mahasiswa dan siapapun yang ingin mengetahui dan mempelajari lebih jauh tentang dinamika kinerja anggota DPR. 

"Jangan sampai hasil penelitian Pak Jazilul ini berakhir di meja rak buku saja. Sebagai sebuah kajian akademik, penelitian Pak Jazilul tersebut bisa dikembangkan lebih jauh oleh para mahasiswa lainnya. Kajian tentang rekrutmen partai politik dan kinerja kedewanan bukanlah kajian yang bersifat final, namun kajian yang selalu berkembang setiap waktu," katanya.


Editor : Kurnia Illahi