Dokter Reisa Sebut Jumlah Daerah Zona Hijau Meningkat Drastis

Sindonews, Binti Mufarida ยท Senin, 06 Juli 2020 - 17:11 WIB
Dokter Reisa Sebut Jumlah Daerah Zona Hijau Meningkat Drastis

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro menyebut penanganan covid-19 di Indonesia menunjukkan perkembangan menggembirakan. Menurutnya jumlah daerah yang berubah menjadi zona hijau bertambah drastis.

Reisa mengatakan minggu lalu ada 53 kabupaten kota dengan risiko penyebaran covid-19 yang tinggi, 177 kabupaten kota dengan risiko sedang, dan 185 kabupaten kota dengan risiko rendah. Lalu ada 99 kabupaten kota tidak terdampak atau tidak ada kasus baru covid-19.

“Tentunya angka-angka ini berubah-ubah karena datanya sangat dinamis.Per 31 Mei 2020 jumlah daerah zona hijau 46,7 persen dari setengah kabupaten kota di Indonesia. Namun per 28 Juni 2020 ada di tingkat 55,25 persen,” katanya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Namun Reisa menyebut ada daerah yang berubah statusnya dari zona hijau ke zona penyebaran covid-19 tinggi. Pemetaan zona tersebut dilambangkan dengan warna hijau, kuning, oranye, dan merah.

Dia pun mengajak semua masyarakat dan pemda berlomba-lomba menjadikan daerahnya zona hijau. Karena menurutnya zona hijau mendukung meningkatnya produktivitas warga dan perekonomiannya.

“Dan pencapaian tersebut tidak pernah karena upaya sendiri-sendiri, harus upaya kolektif gotong-royong, bersama-sama. Jika suatu daerah berubah menjadi zona hijau berarti pemimpin dan masyarakat berhasil disiplin menerapkan protokol kesehatan dan memutus rantai penularan," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama